Ikut Uji Coba Makan Gratis, Siswa di Merauke Menangis Dipelukan Wamendagri

Saat seorang siswi SD Inp Gudang Arang memeluk erat Wamendagri, Ribka Haluk sembari menangis sesenggukan

Metro Merauke – Momen pilu diperlihatkan Angel Samkakai (11), seorang siswi kelas V di SD Inpres Gudang Arang, Merauke, Papua Selatan.

Betapa tidak, dalam kegiatan uji coba makan bergizi gratis di SD Gudang Arang, Merauke yang langsung dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk, berubah menjadi suasana penuh haru.

Bacaan Lainnya

Saat itu, Wamendagri bertanya, apakah ada siswa di sini (SD Inpres Gudang Arang) yang tidak sarapan atau makan pagi sebelum berangkat ke sekolah.

Menjawab pertanyaan Wamendagri, Angel, salah satu murid memberanikan diri mengangkat jari telunjuknya lantas diminta maju di depan.

Sontak suasana di ruangan tempat berlangsungnya uji coba makan bergizi gratis yang juga dihadiri Pj Gubernur Papua Selatan, Rudy Sufahriadi, berubah penuh haru. Manakala sang bocah tidak mampu berucap sepatah kata, melainkan langsung memeluk erat Ribka Haluk sembari menangis sesenggukan.

Sebagai seorang ibu, mantan Pj Gubernur Papua Tengah itu pun tak kuasa menahan air mata. Ribka Haluk, memahami benar apa yang tengah dirasakan gadis kecil dengan mengenakan seragam putih merahnya. Ia membiarkan sang anak melepas rasa sedihnya sembari mengelus lembut kepala Angel Samkakai sebagai bentuk penguatan.

Aksi Angel Samkakai itu bukan tanpa sebab. Rupanya, diusianya yang masih belia, anak kelima dari sembilan bersaudara itu harus menghadapi kehidupan yang pelik.

Kepada media ini, Angel mengatakan, saat ini ia tinggal bersama kerabatnya (tante) dengan kehidupan yang serba pas pas-an.

“Bapak sudah meninggal sedangkan mama sudah pergi dan belum kembali. Saya tinggal dengan tanta, kalau ke sekolah jalan kaki saja, rumah memang tidak jauh dari sekolah,” ucapnya.

Mengetahui kondisi tersebut, Ribka Haluk membenarkan, bahwasanya masih banyak anak di Papua yang mengalami keadaan serupa, ke sekolah tanpa makan pagi.

Sehingga, katanya, sangat tepat Presiden RI membuat program pemberian makan bergizi gratis, guna memperbaiki asupan gizi SDM untuk mendukung program Indonesia emas 2045 yang dimulai dari sekarang.

Dikatakan Ribka Haluk, program nasional, makan bergizi gratis menjadi sangat penting dilaksanakan menyeluruh di Indonesia. Dimana tujuan utama program ini adalah untuk meningkatkan kesehatan dan gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah.

Selain itu, program makan bergizi gratis tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan anak (mencegah stunting), tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian di daerah.

Ribka Haluk berharap, program makan bergizi gratis dapat berjalan sukses di Provinsi Papua Selatan.

Dua bulan akan dilakukan uji coba pemberian makanan gratis dengan mengambil sampel sejumlah sekolah di daerah.

Guna menghitung kebutuhan gizi makanan untuk anak usia sekolah, mengetahui berapa jumlah anak yang menjadi sasaran hingga kebutuhan anggaran yang dibutuhkan. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *