Jayawijaya Antisipasi Peningkatan Kasus COVID-19 dari Klaster Keluarga

Dokter Wikll Mambieuw. (ANTARA/Marius F Yewun)

Metro Merauke – Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, mengantisipasi peningkatan kasus COVID-19 dari klaster keluarga karena risiko penularan virus corona di lingkungan keluarga meningkat seiring dengan banyaknya pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

​​​​​​Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya Willy Mambieuw mengemukakan bahwa penderita COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah berisiko menularkan virus ke anggota keluarga yang lain.

Bacaan Lainnya

“Misalnya si A isolasi mandiri di rumah, dia bisa menularkan (virus) kepada orang di satu rumah. Itu karena mungkin persoalannya tidak ketat dalam isolasi mandirinya,” kata dia di Wamena, Minggu.

Dia mengingatkan penderita COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan guna meminimalkan risiko menularkan penyakit kepada orang-orang di sekitar mereka.

Menurut dia, pemerintah kabupaten mempertimbangkan untuk membuka kembali fasilitas isolasi terpadu bagi pasien COVID-19 guna menekan risiko penularan virus corona.

“Kemarin petunjuk dari ketua tim COVID-19 Jayawijaya ada wacana untuk kita melihat kembali yang karantina mandiri ini, kalau tidak patuh itu mungkin kita tarik untuk ditempatkan di tempat yang kita pantau,” katanya.

Menurut data pemerintah daerah pada 18 Februari 2022 penderita COVID-19 yang masih menjalani perawatan dan atau karantina di Jayawijaya sebanyak 140 orang, bertambah 16 orang dari hari sebelumnya. (Antara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *