Mengalami Kecelakaan, Pasutri di Merauke Nyaris Gagal Berangkat Haji

Korban kecelakaan di Jalan Kuda Mati saat dirawat di RS Bunda Pengharapan, Merauke

Metro Merauke – Pasangan suami istri (pasutri) asal Kampung Salor 1, Merauke, Papua Selatan, Muahidin (63) dan Umsia (58), nyaris gagal pergi ke tanah suci, Arab Saudi tahun ini.

Pasalnya, keduanya mengalami kecelakaan dalam perjalanan menuju ke acara pelepasan calon jemaah haji oleh pemerintah daerah setempat di Masjid Raya Al-Aqsha, Selasa (23/05/2023).

Bacaan Lainnya

Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, kedua korban sempat dilarikan ke RS Bunda Pengharapan untuk mendapat perawatan medis.

Dikatakan Umsia, akibat kecelakaan, sang suami sempat pingsan dan mengalami luka-luka. “Saya sendiri juga mengalami luka lecet,” ujar Umsia kepada wartawan.

Korban menuturkan, kejadian bermula saat motor yang ditumpangi pasutri dari Salor dengan tujuan ke Masjid Raya mengalami kecelakaan.

Tepat di jalan Kuda Mati, Kelurahan Kamundu, Merauke, motor korban menabrak hewan (anjing).

“Kita dari rumah (Salor I) jam 05.30 WIT mau menghadiri pelepasan calon haji di Masjid Raya. Tapi, sesampainya di Jalan Kuda Mati tiba-tiba ada anjing yang menyebrang dan menubruk kendaraan (motor), spontan motor kita oleng hingga terjatuh. Saya langsung tidak sadarkan diri, tau-tau sudah ada di rumah sakit,” jelas Muahidin.

Pasangan suami istri yang sehari-harinya bekerja sebagai petani ini mengaku, sudah 12 tahun antre untuk dapat pergi menunaikan ibadah haji.

“Kita tetap bersyukur dapat selamat dari musibah ini,” tuturnya.

Sehingga, sambung Muahidin, setelah menjalani perawatan, pasutri asal Salor, dipastikan tetap dapat bergabung dengan rombongan haji Merauke, yang dijadwalkan berangkat ke tanah suci melalui Embakasih Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (25/05/2023).

“Ini menjadi ujian buat kami, semoga ibadah haji nanti dapat kita lalui dengan lancar,” tukasnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *