Metro Merauke – Sebuah mobil berwarna hitam dilaporkan hanyut dan berhasil dievakuasi setelah air meluap di Jalan Trans Papua, Merauke-Boven Digoel, Senin (28/07/2025).
Kejadian ini terjadi ketika air Kali Kumbe, Kampung Seed Agung, Distrik Muting, Merauke meluap akibat hujan deras, dan pengemudi mobil tersebut nekat mencoba menerobos banjir.
Beruntung pengemudi mobil selamat. Sedangkan mobil naas yang belakangan diketahui milik salah satu perusahaan berhasil dievakuasi dengan kondisi kendaraan roda empat itu mengalami kerusakan parah.
Kapolres Merauke, melalui Kapolsek Muting, Ipda Melkianus Bunga saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Mobil tersebut menerobos banjir, akan tetapi tidak mampu kemudian mengalami mati mesin dan sempat terbawa arus, Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut namun 1 unit mobil hitam mengalami kerusakan dan sudah berhasil dievakuasi,” kata Melkianus kepada Metro Merauke, Selasa (29/07/2025).
Kejadian ini menjadi peringatan akan bahaya menerobos banjir ditengah cuaca ekstrem.
Dijelaskan Melkianus, debit air sungai Kumbe, Distrik Muting diketahui naik setelah adanya curah hujan tinggi mengguyur wilayah itu sejak Sabtu (26/07/2025) hingga Senin, akibatnya memutus akses Jalan Trans Papua, tepatnya di Kampung Seed Agung, Distrik Muting.
Akibat luapan air, jalan penghubung Kabupaten Merauke ke arah Distrik Muting sempat terputus.
“Air kali kumbe naik di atas jalan sekitar 110 Cm dari badan jalan atau setinggi dada orang dewasa. Panjang areal jalan yang tergenangi banjir sekitar 300 meter,” katanya.
Melkianus menambahkan, hingga Selasa ( 29/07/2025) Pukul 18.00 WIT, debit air yang membanjiri Jalan Trans Papua, jalan penghubung Kabupaten Merauke-Boven Digoel sudah mulai surut dengan ketinggian air sekitar 60 Cm dan sudah dapat dilalui kendaraan.
Warga diimbau lebih berhati-hati saat melintas tanpa mengabaikan keselamatan jiwa. (Nuryani)
















































