Metro Merauke – Akhir-akhir ini warga di Kampung Muram Sari, Distrik Semangga, Merauke dibuat resah dengan maraknya pencuri yang menggasak beragam alat pertanian milik warga setempat.
Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (Bamuskam) Muram Sari, Trianto mencatat, dalam satu bulan terakhir, sudah lebih dari tujuh alat tani di Kampung Muram Sari hilang.
Dikatakan, sejumlah alat tani yang hilang diantaranya komponen Hand Traktor berupa bospom dan nozzle sebanyak lima unit, pompa air 1 unit, mesin sedot Alkon 1 unit hingga selang pun ikut raib.
Trianto menceritakan, umumnya alat tani yang hilang itu berada di sawah lantaran tidak bisa dibawa pulang karena kondisi jalan tani yang rusak parah.
“Ada hand traktor petani yang ditinggal di sawah karena hujan dan jalan rusak, petani memilih pulang jalan kaki. Nah, Keesokan harinya saat kembali ke sawah dan menghidupkan mesin, tapi tidak bisa bunyi, setelah dicek alat bospom antero dan nozzel sudah tidak ada, alias hilang,” katanya.
“Juga untuk mesin sedot air, alat itu kan berat, setelah dipakai belum dibawa pulang, para petani menunggu sampai jalan kering baru dibawa pulang. Tapi nyatanya sudah hilang digondol orang,” bebernya.
Trianto menyebut, alat-alat tani yang hilang itu, selain perorangan juga ada yang dikelola kelompok. “Kita juga mendengar kalau ada petani di Kampung Marga Mulya-Semangga 3, Distrik Semangga juga mengalami kejadian serupa,” imbuhnya.
Dengan adanya kasus kemalingan ini, petani di Muram Sari dan sekitarnya saling mengingatkan agar tetap berhati-hati, sesudah bertani alatnya dibawa kembali ke rumah. (Nuryani)















































