Pengabdian Masyarakat: Pemanfaatan Silase Tebon Jagung sebagai Pakan Ternak Alternatif

Metro Merauke- Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Musamus, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema pemanfaatan silase tebon jagung sebagai pakan ternak alternatif di Kelompok Tani-Ternak Kampung Kuper, Merauke, Papua Selatan.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat tentang pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ternak yang lebih efisien dan bergizi.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan itu, paparan materi disampaikan oleh Dr. Ir. Abdullah Sarijan tentang pentingnya pakan fermentasi bagi ternak, keunggulan silase tebon jagung, dan langkah-langkah teknis pembuatannya.

Peserta dilatih secara langsung membuat pakan fermentasi berbahan dasar limbah tebon jagung dengan tahapan pencacahan, pembuatan larutan fermentasi, pencampuran bahan, dan fermentasi selama 21 hari.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa pakan fermentasi sudah layak diberikan kepada ternak, meskipun adaptasi ternak terhadap pakan baru memerlukan waktu. Kegiatan ini berjalan lancar dan peserta dapat memahami serta mempraktikkan proses pembuatan silase tebon jagung.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan solusi dalam penyediaan pakan pada musim kering dan mendorong pemanfaatan teknologi sederhana berbasis fermentasi di tingkat petani dan peternak.

Dengan demikian, peternak dapat memanfaatkan limbah pertanian sebagai alternatif pakan ternak yang lebih efisien, bergizi, dan ramah lingkungan. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *