Tim DPR Papua Serahkan Aspirasi Kasus Mimika dan Mappi ke Penglima TNI

Tim DPR Papua menyerahkan aspirasi keluarga korban dan berbagai kalangan masyakarat, mengenai kasus Mimika dan Mappi ke Kabais

Metro Merauke – Tim DPR Papua menyerahkan aspirasi keluarga korban dan berbagai kalangan masyakarat, mengenai kasus Mimika dan Mappi, kepada panglima TNI melalui Kabais.

Kasus Mimika adalah pembunuhan dan mutilasi terhadap empat warga asal Nduga di Timika. Enam prajurit TNI dijadikan tersangka dalam kasus itu.

Bacaan Lainnya

Sementara kasus Mappi, adalah penganiayaan yang diduga dilakukan beberapa prajurit TNI di Pos anggota TNI Yonif 600/Modang Kodam VI Mulawarman, yang bertugas di Kabupaten Mappi, Papua pada 30 Agustus 2022.

Dugaan penganiayaan itu menyebabkan seorang warga mengalami luka berat dan satu lainnya meninggal dunia.

Ketua Tim DPR Papua, John NR Gobai mengatakan, aspirasi kasus Mimika dan kasus Mappi diserahkan kepada Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais), Letjen Rudianto untuk diteruskan ke Panglima TNI. Aspirasi itu diserahkan dalam pertemuan, Rabu (28/09/2022).

“Kami melanjutkan aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada DPR Papua, untuk menjadi perhatian Panglima TNI,” kata John Gobai melalui panggilan teleponnya, Rabu (28/09/2022) malam.

Saat bertemu Kabais, Tim DPR Papua juga meminta kasus itu diproses secara terbuka. Pelakunya diberikan hukuman seberat-beratnya, agar dapat menjadi efek jera.

Tim DPR Papua juga ingin pengadilan terhadap pelaku digelar terbuka. Apabila perlu, mesti dipertimbangkan untuk membuat pengadilan koneksitas.

“Tim DPRP juga meminta kepada Panglima TNI untuk mengevaluasi penempatan pasukan non organik di Papua. Menanggapi pengaduan yang kami sampaikan Kabais, Letjen Rudianto menjelaskan Panglima TNI sangat mengatensi kasus mutilasi di Timika,” ucapnya.

Gobai mengatakan, Kabais menyampaikan para pelaku akan diberikan hukuman tuntutan pasal berlapis. Selain itu, dalam setiap kesempatan akhir-akhir ini, Panglima TNI terus mengingatkan kepada anggotanya tidak mengulang peristiwa ini di tempat tugas mereka.

Ketua Tim DPR Papua, Johm Gobai mengapresiasi Panglima TNI, yang telah mengatensi kasus mutilasi di Timika dan berharap, agar kasus Mapi juga mendapat perhatian.

“Letjen Rudianto meminta kepada stafnya mencatat semua pandangan dan masukan yang kami sampaikan untuk dilanjutkan kepada Panglima TNI Jenderal Andika,” kata John Gobai.

Tim DPR Papua yang hadir dalam pertemuan bersama Kabais, selain ketua tim, John Gobia adalah Alfred Anouw, Jimmy Biniluk dan Yosia Busup. (Arjuna)

Untuk Pembaca Metro Merauke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *