TNI Turunkan Tim Usut Hilangnya Senpi Prajurit di Puncak

Ilustrasi Senpi - IST

Metro Merauke – TNI menurunkan tim investigasi ke Kabupaten Puncak, Papua mengusut hilangnya senjata api (senpi) seorang prajurit di sana pada pekan lalu.

Kepala Perangan Kodam (Kapendam) XVII Cenderawasih, Kolonel Inf Aqsha Erlangga mengatakan tim investigasi dari Korem 173/PVB Biak.

Bacaan Lainnya

Tim ini juga mengusut dugaan penganiyaan terhadap seorang warga Puncak, yang diduga dilakukan oknum prajurit TNI dari Satgas Yonif Mekanis 521/DY BKO Kodim 1714/PJ. Diduga penganiayaan itu berkaitan dengan hilangnya senpi.

“Tim yang dipimpin Kasi-1/Intel Kasrem 173/PVB Letkol Kav Ali Syahputra Siregar telah berangkat ke Puncak, Sabtu (26/02/2022),” kata Kolonel Inf Aqsha Erlangga, Selasa (02/03/2022).

Katanya, tim telah meninjau tempat kejadian perkara (TKP) hilangnya senjata api, lokasi diduga terjadinya penganiayaan, dan mengecek jalur pelarian terduga pencuri senpi.

“Termasuk lokasi tempat yang diduga digunakan oleh pelaku pencurian senjata untuk bersembunyi,” ujarnya.

Menurutnya, tim investigasi telah meminta keterangan beberapa prajurit TNI yang diduga mengetahui langsung kejadian hilangnya senpi itu.

Kapendam mengatakan, tim investigasi mengedepankan praduga tidak bersalah, dengan melakukan penelusuran secara cermat dan sedetail mungkin.

Ia meminta publik bersabar, menunggu hasil investigasi tim, yang kini terus bekerja mengumpulkan data akurat.

Pengumpulan data akurat lanjutnya, sangat penting untuk mengungkap kronologis sebenarnya, agar pimpinan institusi dan unsur terkait tidak salah mengambil keputusan nantinya.

“Jika terbukti oknum prajurit bersalah, pasti diproses sesuai hukum. Apabila pencurian senjata milik prajurit TNI yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, pasti juga akan diproses hukum,” katanya. (Redaksi/Arjuna)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *