Wabup Merauke Minta Masyarakat Waspadai Aliran Menyimpang

Dalam Safari Ramadan di Kampung Rawasari, Wabup H. Riduwan meminta masyarakat untuk menjaga agar tidak ada ajaran atau aliran terlarang di Merauke

Metro Merauke – Wakil Bupati Merauke, Papua Selatan, H. Riduwan mengajak umat beragama menjaga situasi kodusif serta senantiasa merawat kerukunan antar agama yang ada.

Hal tersebut dinilai penting, kata Riduwan, demi menjaga persatuan di tengah perbedaan. Terlebih Merauke sendiri dijuluki sebagai istana damai.

Bacaan Lainnya

Memurut Riduwan, Pemkab Merauke berkomitmen untuk membantu kemajuan pembangunan berbagai rumah ibadah.

“Kita ingin Merauke jadi kota religius, semua agama rukun,”kata Riduwan dalam Safari Ramadan 1444 Hijrah di Masjid Al-Falah, Kampung Rawasari, Distrik Malind, Sabtu (01/04/2023).

Tak kalah penting, untuk menjaga kerukunan, Wabup meminta masyarakat untuk mewaspadai agar tidak ada aliran terlarang atau menyimpang di Merauke yang dapat memecah belah persatuan bangsa dan kemajuan daerah.

Dikatakan Riduwan, saat ini geliat pembangunan di daerah Merauke sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Selatan terus dipacu kemajuannya.

Dimana, sambungnya, kunci utama untuk terlaksananya pembangunan, adalah dengan menjaga perdamaian dan persatuan.

“Di Rawasari perkembangan pembangunan sangat maju pesat dan tidak kalah dengan daerah lain. Tapi, tetap saja masih ada kekurangan, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah,”tandasnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *