Metro Merauke – Bupati Pangkep, Sulawesi Selatan, Muhammad Yusran Lalogau dijadwalkan hadir saat pelantikan Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Organisasi Masyarakat Pangkep (Kompak) Provinsi Papua dan Badan Pengurus Daerah (BPD) Kompak Kota Jayapura.
Ketua BPW Kompak Provinsi Papua, Drs. H. Haedar Muharrar, MSi mengatakan pelantikan akan digelar di salah satu hotel di Kota Jayapura, Jumat (02/09/2022) pukul 18.30 WIT.
“Pelantikan akan dihadir Bupati Pangkep, bersama masyarakat Pangkep di Kota dan Kabupaten Jayapura. Bupati Pangkep dijadwalkan tiba di Kota Jayapura, Jumat pagi,” kata H. Haedar, Sabtu (27/08/2022).
Menurutnya, susunan kepengurusan atau BPW Kompak Provinsi Papua maupun BPD BPD Kota Jayapura sudah lengkap, dan tersusun dengan baik.
Namun untuk pemantapan susunan BPD Kompak Kota Jayapura, para pengurus kembali menggelar rapat pada hari ini.
Rapat yang digelar ketiga kalinya itu, untuk pamatapan susunan BPD Kompak Kota Jayapura, karena banyaknya pengurus di sana.
“Kalau susunan pengurus provinsi sudah siap. Setelah pelantikan wilayah akan dibentuk juga pengurus kompak di beberapa daerah atau kabupaten di Papua,” ujarnya.
Katanya, setelah pelantikan BPW Kompak Provinsi Papua dan BPD Kompak Kota Jayapura, pihaknya akan menggelar jalan bersama pada Sabtu (03/09/2022).
Lokasi yang dipilih adalah Jembatan Youtefa di Pantai Hamadi, Kota Jayapura. Lokasi itu merupakan areal yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Jayapura sebagai kawasan car free day.
“Kami akan jalan bersama di Jembatan Youtefa. Bersama warga Pangkep dan bupatinya. Kami juga akan undang KKSS,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua BPD Kompak Kota Jayapura, H. Muhammad mengatakan ia bermunajab semoga kerukunan yang dibentuk atas nama Kompak ini bisa bermanfaat ke depan.
“Bisa meringankan beban dan bisa mengayomi masyarakat Pangkep. Di luar pun insyaallah kami akan beradaptasi. Niat kami selaku ketua BPD Kota Jayapura, semoga ke depan bisa berjalan bersama,” kata H. Muhammad.
Katanya, niat awal membentuk kerukunan masyarakat Pangkep yang diberi nama Kompak ini, supaya bisa bersilaturahmi ke depan. Ibarat pepatah berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.
“Sipakatau, sipakainge dan sipakalebbi (sikap saling menghormati atau menghargai, saling menasihati atau mengingatkan, dan saling memuliakan,” ujarnya. (Arjuna)














































