Metro Merauke – Ibu rumah tangga (IRT) di Merauke, Papua menjadi korban penjamretan di Jalan Lampu Satu Indah, Kelurahan Karang Indah.
Uang di dalam tas senilai Rp1, 7 juta dan handphone milik korban pun raib di bawa kabur penjambret.
Aksi penjamretan dilakukan hingga korban seorang IRT itu terjatuh dari motor yang dikendarainya.
Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji melalui Kasie Humas Polres Merauke, Iptu Bambang Sutrisno membenarkan kejadian tersebut.
“Korban sudah membuat laporan polisi. Saat ini Timsus Satuan Reskrim Polres Merauke masih melakukan penyelidikan kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Lampu Satu Indah Merauke, ” terang Bambang.
Bambang menguraikan, peristiwa bernula saat korban pulang membeli bakso, Sabtu siang, jam 12.30 WIT.
Dengan mengendarai motor, korban dipepet penjamret di Jalan Nowari-Jalan Lampu Satu Indah.
“Tiba-tiba pelaku mendekat dan menarik tas miliknya yang berisi HP dan dompet yang berisi uang tunai sebesar Rp 1,7 juta dan surat-surat pentng lainnya.”
Tak hanya itu, pelaku juga menarik gelang emas seberat 10 gram dari tangan kirinya. Pelaku langsung kabur meninggalkan korban yang jatuh terkapar di aspal.
“Untungnya, gelang emas tersebut terjatuh dan ditemukan oleh tetangganya. Dan sudah dikembalikan ke pemiliknua,” kata Bambang.
Kasie Humas mengimbau kepada warga Merauke, khususnya kaum hawa, bila bepergian tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan maupun uang dalam jumlah banyak yang dapat memancing tindak kejahatan. (Nuryani)
















































