Metro Merauke – Seorang anak perempuan berusia 11 tahun yang tinggal di Gang Nusaina RT 1, Kelurahan Seringgu Jaya, Merauke, Papua Selatan, menjadi korban pembunuhan orang tak dikenal.
Setelah dilaporkan hilang oleh orang tuanya sejak Senin pagi, (27/10/2025), karena tak ditemukan saat bangun pagi. Warga setempat beramai-ramai ikut mencari keberadaan korban di sekitar rumah penduduk.
Pencarian juga dilakukan dengan menggunakan bantuan drone. Warga terkejut ketika menemukan jenazah korban berada di semak-semak dengan kondisi mengenaskan, penuh luka benda tajam.

Sarimin, salah satu warga mengatakan, sejak pagi orang tua korban mencari anaknya ke rumah-rumah. Karena tidak menemukan, warga kompak melakukan pencarian. “Korban akhirnya ditemukan sekitar jam 13.30 WIT, kondisinya sudah meninggal dunia,” kata Sarimin.
Setelah melakukan olah TKP, Polisi kemudian membawa jenazah korban ke RSUD Merauke untuk dilakukan outopsi.
Dikatakan Sarimin, sebelumnya rumah korban disatroni maling Senin dini hari. Pelaku masuk lewat pintu samping yang merupakan tempat kerja ayah korban sebagai perajin kulit buaya.
“Pelaku mengambil uang Rp200 ribu dan membawa kabur korban yang tengah tidur di ruang depan.”
Warga berharap pelaku yang tega menghabisi bocah disabilitas ini segera ditangkap Polisi. (Nuryani)















































