Kadin Papua Selatan Puji HIPMI Dorong UMKM Naik Kelas

Ketua Kadin Papua Selatan, Yohan Lamis Mahuze

Metro Merauke – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua Selatan, Yohan Lamis Mahuze, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Selatan.

Pasalnya, apresiasi ini diberikan atas semangat luar biasa HIPMI Papua Selatan menggandeng dan memperkenalkan produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asli daerah ke kancah nasional, Xponesia Munas XVIII di Lampung, 10-11 Juni 2026.

Bacaan Lainnya

​Langkah berani ini dibuktikan melalui kehadiran stan pameran Papua Selatan dalam perhelatan akbar HIPMI Nasional yang digelar di Provinsi Lampung.

Dikatakan Yohan Lamis Mahuze, sebagai salah satu provinsi paling muda di Indonesia, kehadiran Papua Selatan di ajang ini dinilai sebagai pencapaian besar dalam mempromosikan potensi daerah yang selama ini belum banyak tersentuh di tingkat nasional.

​”Hari ini saya berkunjung ke stan Papua Selatan di kegiatan HIPMI Nasional di Provinsi Lampung,” ujar Yohan Kamis Mahuze kepada Metro Merauke.

​Yohan Mahuze mengaku sangat bangga, karena meski dihadapkan pada kendala geografis dan biaya akomodasi yang tidak murah, kontingen HIPMI Papua Selatan tetap menunjukkan komitmen yang luar biasa.

Tidak tanggung-tanggung, puluhan orang perwakilan BPD HIPMI Papua Selatan menempuh perjalanan jauh demi menyukseskan pameran ini.

​”Ini kami provinsi terbaru di Indonesia dan HIPMI baru pertama kali yang hadir dari Papua Selatan. Sebagai Ketua Kadin Papua Selatan, saya merasa bangga. Kita perlu apresiasi yang tinggi kepada anak-anak HIPMI Papua Selatan,” ungkap Yohan Mahuze penuh bangga.

Pada kesempatan itu Yohan Mahuze ​menyempatkan meninjau stan pameran dan melihat langsung aneka produk UMKM HIPMI Papua Selatan sukses memikat perhatian pengunjung dengan menampilkan berbagai kerajinan tangan dan produk lokal karya anak daerah.

Beberapa produk unggulan yang dipamerkan di antaranya adalah kain batik bermotif khas Papua, tas rajutan noken karya Rumalewang, kopi Muting, kerajinan kulit buaya, keripik pisang madu Monggo Anim hingga kerajinan tradisional lainnya berupa ukiran Asmat yang bernilai seni tinggi.

“Sebagai Ketua Kadin, saya sangat bangga dengan apa yang ditampilkan oleh anak-anak kami di tempat ini,” tambahnya sambil membeli sejumlah produk UMKM yang ada.

​Melalui momentum ini, Yohan Mahuze, berharap agar ruang edukasi dan promosi skala nasional seperti ini bisa terus dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Langkah ini dinilai penting agar para pelaku UMKM di Papua Selatan semakin termotivasi untuk melakukan inovasi produk sehingga ke depan, ikon-ikon budaya dan produk lokal Papua Selatan dapat semakin dikenal luas di berbagai wilayah Indonesia.

​”Ke depan, ini menjadi motivasi yang sangat bagus untuk semua UMKM yang ada di Papua Selatan. Dan inilah HIPMI membuat ruang edukasi sehingga kami punya UMKM bisa melakukan inovasi. Dan ke depan bisa ada kami punya ikon-ikon dari Papua Selatan yang dibawa ke tempat lain di mana HIPMI Nasional bikin kegiatan lagi,” punggus Yohan Lamis Mahuze. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *