Hadir di Papua Selatan, MP3I Diharapkan Bersinergi Membangun Daerah

Prosesi pelantikan MP3I Papua Selatan

Metro Merauke – Pemusyawaratan Pengasuh Pesantren se-Indonesia (MP3I) Papua Selatan resmi hadir dan diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat, berkontribusi membangun daerah lewat potensi masing-masing.

Penegasan itu dikatakan PJ Gubernur Papua Selatan yang diwakili Asisten II, Sunarjo dalam pelantikan kepengurusan MP3I Papua Selatan, Sabtu (08/06/2024).

Bacaan Lainnya

Sebab itu, kata Sunarjo, setelah dilantik sebagai pengurus periode 2024-2029 dengan ketuanya K.H Mohamad Arifin, MP3I Papua Selatan untuk bergerak dengan program kerja sebagai bentuk kontribusi dalam membangun SDM mencakup seluruh sisi kehidupan.

“Amanah sebagai Ketua MP3I menjadi tanggung jawab yang luar biasa, Pemprov memberi perhatian yang sama untuk organisasi masyarakat, kita harus saling bergandengan tangan membangun daerah dengan potensinya masing-masing,” pinta Sunarjo.

Ketua Umum MP3I, KH.Moh Zaim A. Mas’hoem menjelaskan sejarah panjang untuk melahirkan MP3I. Hingga kini kepengurusan MP3I telah hadir di 19 provinsi, termasuk Papua Selatan.

“Lahirnya MP3I dirunut dari akar sejarah dari Mukhtamar 1999 muncul organisasi dadakan pengurus dan anggotanya merupakan pengasuh pondok pesantren, mengasuh majelis taklim maupun madrasah yang ada,” katanya.

Sementara itu Ketua MP3I PPS, K.H Mohamad Arifin mengakui, jabatan yang diamanahkan padanya bukanlah tanggung jawab yang ringan.

Namun, karena didaulat para ulama, khususnya di kalangan MP3I pusat, pria jebolan Pondok Pesantren Al Ittihad Jungpasir, Demak, mengamininya dan akan berusaha mengemban jabatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Dijelaskan, MP3I merupakan wadah untuk pengasuh pesantren dengan tugas utamanya, mengaji kepada para santri dan membimbing masyarakat dengan akhlak yang baik. (Nuryani)

Untuk Pembaca Metro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *