Metro Merauke – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Musamus (Unmus) berkolaborasi dengan PT Bio Inti Agrindo (PT BIA) menggelar aksi penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan Pantai Payum, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa (06/10/2026).
Kegiatan yang dihadiri langsung Presdir PT BIA, Mr. Kong Byeong Sun, sekaligus meresmikan Mangrove Education Center sebagai pusat edukasi, konservasi, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat.
Aksi pelestarian lingkungan ini merupakan langkah nyata kolaborasi antara dunia akademis, perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam upaya menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir serta melestarikan Pantai Payum dari ancaman abrasi.
Wakil Rektor I Universitas Musamus, Thobias Ngaruwaka menyampaikan, penanaman mangrove dan pembentukan Mangrove Education Center bukan hanya upaya fisik mencegah abrasi, melainkan juga bagian dari misi edukasi berkelanjutan.
Fasilitas tersebut dirancang sebagai ruang belajar terbuka bagi anak-anak di sekitar Pantai Payum untuk memperkuat kemampuan literasi dasar membaca, menulis, dan berhitung (calistung) sekaligus menumbuhkan rasa cinta lingkungan sejak dini.

Bagi kalangan kampus, pusat edukasi ini bakal dimanfaatkan sebagai wadah praktik lapangan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta pengembangan inovasi.
Sementara itu, Presdir PT BIA, Mr. Kong Byeong Sun, menyatakan komitmen kepedulian lingkungan melalui penanaman mangrove telah diinisiasi sejak tahun 2024 dan terus berlanjut.
“Pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun masa depan yang berkelanjutan,” kata Kong Byeong.
Pihaknya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan terus berkembang melalui pemeliharaan, pengawasan (monitoring), dan edukasi yang melibatkan masyarakat secara aktif.
Kegiatan penanaman dan peresmian ini turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Merauke, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Merauke, Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Selatan, Balai Pengelolaan Sumber Daya Alam (BPSDA) Wilayah 1 Merauke, Satpol PP, pimpinan BNI Cabang Merauke, kelompok masyarakat Payum Iwak, para dosen, mahasiswa, serta insan pers.
Rangkaian acara ditutup dengan komitmen bersama untuk senantiasa merawat bibit mangrove yang telah ditanam agar dapat tumbuh subur, melindungi wilayah pesisir Payum, serta menjadi warisan ekologis yang bermanfaat bagi generasi mendatang. (Nuryani)














































