Metro Merauke – 42 warga Merauke, Papua Selatan, akan segera diberangkatkan mengikuti ibadah umroh secara gratis.
Puluhan warga penerima paket umroh perdana merupakan kategori masyarakat kurang mampu yang akan berangkat menunaikan ibadah umroh tahun ini ke tanah Suci, Arab Saudi, setelah seluruh biayanya ditanggung Pemerintah Kabupaten Merauke.
Tak tanggung-tanggung, pemkab setempat mengalokasikan anggaran Rp 2 Miliar untuk mengumrohkan puluhan orang yang selama ini melakukan aktivitas untuk kemaslahatan umat Islam.
Semisal sebagai guru mengaji, penjaga masjid (marbot), imam masjid, hingga pengurus jenazah.
Suwarno, pria kelahiran Grobogan, Jawa Tengah, tahun 1950 dan mengikuti transmigrasi 1988 di Kampung Makarti Jaya, Distrik Jagebob, kesehariannya sebagai pengurus Masjid Baiturrahman.
Sebagai salah satu warga penerima paket umroh gratis, dirinya mengaku tak pernah merasa lelah untuk mengurus dan menghidupkan masjid di wilayah itu.
Selain menjadi imam masjid sejak Masjid Baiturrahman berdiri tahun 2000, pria yang dikaruniai dua anak ini kesehariannya juga merangkap sebagai guru mengaji, mengurusi jenazah hingga memimpin pengajian warga setempat.
Suwarno yang mendapat panggilan melaksanakan umroh, awalnya tak menyangka dengan rezeki yang diterimanya itu.

“Sebagai umat Islam, kita pasti merindukan untuk bisa sampai ke tanah suci, Arab Saudi. Namun, karena masalah ekonomi, impian besar itu hanya saya simpan di dalam hati,” tuturnya kepada media ini, Kamis (31/08/2023).
Dikatakannya, mendapat kesempatan untuk menunaikan ibadah umroh itu sontak membuat Suwarno terkejut dan merasa haru.
Dia menilai hal tersebut sebagai anugrah besar Allah SWT lewat program Pemerintah Daerah Merauke yang dipimpin Bupati Romanus Mbaraka dan Wakil Bupati, H. Riduwan, sehingga impiannya selama ini ke tanah suci akan segera menjadi kenyataan.
“Saya merasa bangga punya pimpinan daerah, Romanus Mbaraka, karena bisa memprogram kan umroh gratis ini, akhirnya kita yang sama sekali memiliki keterbatasan ekonomi, dimampukan beribadah ke tanah suci,” ungkapnya penuh haru.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Merauke, Gentur Pranowo menjelaskan, pemberian umroh gratis dari Pemkab kepada 42 warga ditambah 2 pendamping, bukan tanpa alasan.
Melainkan yang utama, katanya, program dari Bupati Romanus Mbaraka itu sebagai bentuk apresiasi, dedikasi, dan ketaatan warga dalam menjalankan ibadah maupun aktivitas kesehariannya untuk kemaslahatan umat Islam.
“Yang terpilih dalam kuota umroh kali ini merupakan perwakilan umat Islam dari seluruh distrik di Kabupaten Merauke dan melalui hasil musyawarah bersama,” kata Gentur.
Demi kelancaran pelaksanaan umroh, sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi, semua peserta umroh mendapat pembekalan mengenai tata cara atau manasik, pemeriksaan kesehatan hingga pemberian vaksinasi.
“42 peserta umroh ditambah 2 pendamping rencananya 29 September akan dilepas keberangkatannya dari Merauke dan 1 Oktober baru berangkat ke Arab Saudi. Semoga seluruh rangkaian ibadah umroh dapat berjalan lancar,” tandas Gentur Pranowo. (Nuryani)
















































