Pemprov Papua Barat Susun Zonasi Calon Kawasan Konservasi Maksegara

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat, Jacobis Ayomi (Antara/ Ernes Broning Kakisina)

Metro Merauke – Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama pemerintah daerah kabupaten Sorong dan Kabupaten Tambrauw menyusun rencana zonasi calon kawasan konservasi Maksegara.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat, Jacobis Ayomi di Sorong, Selasa, mengatakan bahwa calon kawasan konservasi Maksegara terdapat di perairan Kabupaten Sorong hingga sebagai wilayah kabupaten Tambrauw. Kawasan konservasi perairan tersebut berada pada empat kecamatan yakni Makbon, Selemkai, Mega, dan Morait sehingga dinamakan Maksegara.

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan bahwa pihaknya telah duduk bersama pemerintah kabupaten Sorong, kabupaten Tambrauw, Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Sorong, dan lembaga masyarakat bidang konservasi guna membahas dan mempersiapkan data-data yang diperlukan guna rencana zonasi calon kawasan konservasi Maksegara.

Data-data terkait itulah yang kemudian disusun dalam satu dokumen untuk disampaikan kepada pemerintah pusat atau kementerian terkait agar disahkan menjadi kawasan konservasi.

 “Perairan Maksegara seluas 135 ribu hektar tersebut diusulkan menjadi kawasan konservasi karena ada biota-biota laut endemik serta sudah langka yang harus dilindungi agar berkelanjutan,” katanya.

Tujuan menjadikan daerah tersebut sebagai kawasan konservasi agar pemanfaatan sumber daya alam bawah laut tetap berkelanjutan untuk kehidupan generasi di masa yang akan datang.

“Sebab daerah tersebut secara turun temurun telah dijaga oleh masyarakat setempat dengan konsep konservasi tradisional,” tambah dia. (Antara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *