Pj Gubernur Papua Selatan Tepis Tudingan Sayembara Logo Daerah Hanya Formalitas

Pj Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo

Metro Merauke – Pemerintah Provinsi Papua Selatan secara resmi telah mengumumkan 5 besar pemenang sayembara logo daerah, Rabu (26/04/2023).

Namun, Pemrov setempat masih akan melakukan pembahasan secara internal untuk menentukan salah satu dari lima logo hasil sayembara yang akan digunakan.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Pj Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, lambang daerah tersebut bakal dikibarkan dalam peringatan Hari Otonomi Daerah di Kementerian Dalam Negeri, 29 April mendatang.

“Saya sendiri belum tahu, dari kelima logo hasil sayembara, mana yang akan dipakai. Masih akan dibahas internal,” ujar Apolo Safanpo kepada wartawan di ruang kerja.

Apolo Safanpo menegaskan, logo daerah hasil sayembara bersifat sementara. Kalau pun diulang (sayembara), katanya, mungkin setelah DPR dan MRP Papua Selatan terbentuk.

“Karena kita dibatasi waktu, pada 29 April mendatang seluruh daerah harus tampilkan bendera daerahnya pada Hari Otonomi Daerah di Kemendagri. Jadi logo daerah yang sudah ada saat ini sifatnya sementara,” jelasnya.

Pj Gubernur Apolo Safanpo mengapresiasi peran serta lapisan masyarakat, antusias mengikuti sayembara dimana pendaftaran dibuka 6 Maret lalu.

Bahkan, sambungnya, dengan 225 peserta yang mendaftarkan karyanya, tercatat sayembara logo daerah di Papua Selatan terbanyak diikuti peserta dibandingkan kegiatan serupa di daerah lain.

Pihaknya juga menepis adanya tudingan terkait sayembara logo daerah Papua Selatan yang digelar panitia hanya formalitas.

“Tidak benar kalau ada yang menyebut panitia sudah tentukan pemenang sejak Januari dan sayembara ini hanya formalitas, itu informasi yang menyesatkan, karena pendaftaran resmi dibuka 6 Maret,” terangnya.

Menurut Safanpo, informasi tentang akan adanya sayembara logo daerah di DOB telah jauh hari diketahui masyarakat.

“Karena semua daerah di Indonesia memiliki lambang daerah, dan sebagai DOB pun melaksanakan sayembara lambang daerah, sehingga informasi ini sudah terdengar masyarakat. Ketika pendaftaran dibuka, peserta yang memasukan karya tercatat begitu banyak,” terangnya.

Diketahui, lima besar karya terbaik yang diumumkan dari total 225 peserta yang keluar sebagai pemenang, masing-masing diraih Ramdan, Hironimus Markus Fofid, Marwan Lasaole, Marwiah Ali Mahmud, dan Stepanus Mujiantoro.

Para pemenang sayembara mendapatkan total hadiah Rp100 juta. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *