Metro Merauke – Seorang Bintara Polri yang baru lulus pendidikan di SPN Polda Papua ditemukan meninggal dunia.
Ia ditemukan dalam sebuah drainase (saluran air) di depan Kantor KPPN Merauke Jalan TMP, Rabu (09/02/2022) pagi.
Seorang warga melihat jasad korban dalam posisi terapung dan tengkurap, dengan mengenakan celana panjang PDL Polri dan jaket coklat.
Dari kartu identitasnya, korban diketahui bernama Yehezkiel Imbiri, pekerjaan Polri.
Informasi yang dihimpun media ini, korban adalah lulusan Bintara angkatan 2022, dan akan dipenempatkan di Satuan Brimobda Papua.
Korban yang baru saja lulus itu mengambil masa cuti ke Merauke, dan sempat melapor ke Satbrimob Batalyon D Pelopor Merauke.
Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji ketika dikonfirmasi, membenarkan bahwa korban adalah anggota Polri dan sedang mengambil masa cuti ke Merauke.
“Setelah kita selidiki ternyata laka tunggal. Saat kecelakaan, korban dengan temannya, dan temannya itu saat ini sedang di rawat di rumah sakit,” kata Untung.
Setelah diselidiki, ungkap Untung, sebelum kecelakaan itu terjadi, korban sempat minum minuman beralkohol dengan sejumlah temannya.
“Kita akan menyelidiki apa saja yang dia minum, dengan siapa dia minum. Kami ingin otopsi, tapi pihak keluarga menolak. Mereka tidak tega dan mengikhlaskannya,” ujarnya.
Dengan kejadian tersebut, Satbrimob Batalyon D Pelopor Merauke mengumpulkan para bintara yang baru lulus dan mewajibkan mereka masuk sehingga tidak terjadi hal-hal serupa atau hal lain yang tak diinginkan.
“Kami sedih atas ini, dan berharap tidak terjadi lagi kejadian serupa. Apalagi minum-minum yang bisa berakibat fatal,” pungkasnya.
Sementara itu, Danyon D Pelopor Kompol Clief Gerald Philipus Duwith mengatakan korban merupakan Bintara di Polda Papua yang baru lulus pendidikan dan akan diarahkan Satbrimobda Papua.
“Almarhum dan rekan-rekannya memang sudah melapor ke Batalyon, saat tiba di Merauke kemarin. Adanya kejadian ini, rekan-rekannya kita sudah cek, tapi mereka tidak terlibat dan tidak tahu,” kata Clief melalui telpon.
Clief menambahkan, status korban belum sebagai personil Satbrimobda Papua, karena masih dalam masa cuti usai pendidikan Bintara Polda.
Setelah selesai cuti, Bintara baru akan menghadap ke Satbrimobda Papua, untuk selanjutnya disebar ke Batalyon dan Detasemen se Papua.
“Dia cuti ke Merauke, karena keluarga dan orang tuanya di Merauke. Kejadian ini masih diselidiki oleh Polres,” tandasnya. (Emanuel/Arjuna)
















































