Titus Pekei Ungkap Alasan Laurenzus Kadepa Terima Penghargaan UNESCO

Direktur Yayasan Noken Papua, Titus Pekei - IST

Metro Merauke – Direktur Yayasan Noken Papua, Titus Pekei mengungkap alasan UNESCO memberikan penghargaan kepada Legislator Papua, Laurenzus Kadepa.

Titus Pekei yang merupakan penggagas noken, sehingga diakui UNUESCO sebagai warisan budaya tak benda itu mengatakan, Laurenzus Kadepa masuk kategori legislatif.

Bacaan Lainnya

“Pak dewan (Laurenzus Kadepa) masuk kategori legislatif. Penghargaan ini atas peran sertanya dalam keberpihakan pelindungan, pengembangan, pemanfaatan demi pemajuan noken warisan budaya tak benda sebagai pandangan hidup manusia Papua,” kata Titus Pekei melalui aplikasi pesan singkatnya, Rabu (16/03/2022).

Menurutnya, kriteria lain yang membuat Laurenzus Kadepa mendapat penghargaan, karena Wakil Ketua Fraksi NasDem DPR Papua itu dinilai berani,  komitmen, tanggung jawab, dan penyambung aspirasi rakyat.

“Dengan mendapatkan penghargaan noken ini, kami berharap Pak Laurenzus Kadepa tetap menjadi pelestarian alam semesta,” ucapnya.

United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atau Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB memberikan penghargaan kepada legislator Papua, Laurenzus Kadepa melalui Yayasan Noken Papua.

Penghargaan itu adalah kategori legislatif, sebab Laurenzus Kadepa dianggap berpartisipasi dan peduli melestarikan warisan budaya tak benda, noken.

“Terima kasih atas penghargaan Noken UNESCO Tradisi Papua,” kata Laurenzus Kadepa.

Ia menyatakan bangga, dan menyampaikan terima kasih, serta apresiasi kepada Yayasan Noken Papua yang dipimpin Titus Pekey, sebab telah memberikan penghargaan Noken UNESCO Tradisi Papua untuk kategori Legislatif.

Penghargaan ini diberikan Yayasan Noken Papua kepada Laurenzus Kadepa, beberapa waktu lalu.

Yayasan Noken Papua memberikan penghargaan ini, atas partisipasi peran serta Laurenzus Kadepa dalam keberpihakan perlindungan, pegembangan, pemanfaatan demi kemajuan Noken Warisan Budaya Tak Benda sebagai pandangan hidup manusia Papua. 

“Semoga noken Papua tetap lestari untuk anak cucu kita ke depan,” ucap Kadepa. (Redaksi/Arjuna)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *