9 Bulan Jaga Perbatasan RI PNG, 2 Batalyon Ditarik ke Home Base

Penandatanganan serah Terima tugas pengamanan daerah perbatasan RI-PNG, dari Yonif 123/Rajawali dan Satgas Yonif 410/Alugoro kepada Yonif 511/Dibyatara Yodha dan Yonif 725/Woroagi

Metro Merauke – Setelah menjalankan tugas melakukan pengamanan di daerah perbatasan Republik Indonesia dan negara Papua Nugini, 2 batalyon, Masing-masing Satgas Yonif 123/Rajawali dan Satgas Yonif 410/Alugoro ditarik kembali ke satuan asal atau home base.

Selanjutnya, lewat serah terima yang berlangsung di Korem 174/Anim Ti Waninggap, tugas pengamanan wilayah perbatasan RI-PNG digantikan Satgas Pamtas Yonif 511/Dibyatara Yodha dan Yonif 725/Woroagi, Jumat (16/09/2022).

Bacaan Lainnya

Selaku Komando Pelaksana Operasi, Komandan Korem 174/ATW, Brigjen TNI Reza Pahlevi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada dua Batalyon dinilai telah menjalankan tugasnya dengan baik di wilayah tersebut.

“Berdasarkan pengamatan kami, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Satgas Yonif 410/Alugoro dinilai cukup berhasil jalankan tugas, berhasil membangun interaksi dan komunikasi yang baik dengan masyarakat,” katanya.

Dikatakan Danrem, bahwasanya beban tugas di daerah wilayah operasi sangat berat.

Hal itu, sambungnya, bukan menjadi kendala dalam pencapaian tugas pokok, melainkan jadi tantangan tersendiri dalam menjaga NKRI.

Pada kesempatan itu Danrem mengucapkan selamat bertugas kepada dua Batalyon pengganti, Yonif 511/Dibyatara Yodha dan Yonif 725/Woroagi.

“Saya percaya tugas pengamanan daerah perbatasan mampu dilakukan dengan baik,” ucap Danrem sembari berpesan agar prajuritnya dalam tugas operasi di wilayah Papua untuk membangun komukasi sosial dengan lintas sektor.

Hal lain yang tak kalah penting, kata Danrem 174/ATW, prajurit dua Batalyon yang akan meninggalkan Papua, untuk tidak membawa hewan maupun tumbuhan yang dilindungi.

“Sebagaimana komitmen instansi lain yang peduli terhadap pelestarian lingkuan, kami juga punya kepedulian yang sama terhadap pelestarian lingkungan hidup,”tandasnya. (Nuryani)

Untuk Pembaca Metro Merauke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.