Bertambah, Kematian Sapi di Merauke Tembus 210 Ekor

Penjabat Otoritas Veteriner Papua Selatan, drh Rafael H tengah diwawancarai wartawan di Merauke

Metro Merauke – Jumlah ternak sapi yang mati di Merauke, Papua Selatan, terus meningkat.

Tercatat, per 28 Mei 2024, sebanyak 210 ekor sapi yang mati. Angka itu meningkat dari jumlah sebelumnya 177 ekor.

Bacaan Lainnya

Penjabat Otoritas Veteriner Provinsi Papua Selatan, drh. Rafael H menjelaskan, selain sapi, kematian pada ternak babi dan kambing pun bertambah.

“Sebelumnya 18 ekor babi mati, sekarang tercatat ada 20 babi dan 12 ekor kambing mati ditambah 1 ekor kuda juga mati,” kata Rafael kepada wartawan, Selasa (30/04/2024).

Rafael mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan sampel untuk mengetahui pasti penyebab kematian ratusan ekor sapi di Merauke.

“Loka Veteriner Jayapura kemarin berada di Merauke dan hari ini kembali untuk membawa sampel ternak sapi dan babi untuk diperiksa di Balai Besar Veteriner Maros, kita harapkan hasilnya segera keluar,” katanya.

Guna mencegah meluasnya penyebaran penyakit yang menyerang ternak, Tim bersama mulai bergerak untuk melakukan pengobatan dan isolasi ternak di daerah wabah.

“Sedangkan untuk daerah yang masih bebas wabah, kita lakukan pemantauan, edukasi, dan pengobatan. Selanjutnya akan ada program vaksinasi untuk ternak sapi dan babi,” terangnya.

Rafael meminta warga untuk tidak panik berlebihan, melainkan tetap waspada. Bila ditemukan ternak mati mendadak atau sakit, segera laporkan ke petugas, dokter hewan terdekat. (Nuryani)

Untuk Pembaca Metro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *