Metro Merauke – Hasil imbang 1-1 saat bersua Persikabo 1973 membuat Persipura hingga kini tertahan di zona degradasi, kompetisi BRI Liga 1 musim ini.
Tambahan satu poin dalam laga di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali pada Sabtu (05/03/22), tak dapat mengangkat posisi Mutiara Hitam dari urutan ke-16 klasemen sementara.
Pelatih Persipura, Alfredo Vera menyatakan timnya akan terus berupaya keluar dari ancaman degradasi.
Satu poin dilaga ini, menjadi modal berharga bagi Yustinus Pae dan kawan kawan untuk menghadapi laga berikutnya.
“Dilaga berikutnya, kami akan terus berjuang dan bekerja keras untuk keluar dari zona degradasi,” kata Alfredo Vera usai laga.
Pelatih berkebangsaan Argentina itu menyatakan, saat menghadapi Persikabo 1973, Persipura terus berupaya memenangkan pertadingan.
“Masih ada enam laga sisa yang harus kami maksimalkan. Kami masih punya peluang. Kami hanya kurang beruntung dilaga kali ini,” ucapnya.
Katanya, dalam pertandingan menghadapi Persikabo, Persipura banyak memiliki peluang. Hanya saja penyelesaian akhir belum maksimal.
“Penyelesaian akhir kita yang kurang tenang dan kita kurang beruntung. Saya tidak mengerti soal itu,” ujarnya.
Saat menghadapi Persikabo 1973, Mutiara Hitam mendominasi sejak babak pertama. Penguasaan bola Persipura hingga 62 persen.
Akan tetapi juara empat kali kompetisi tertinggi tanah air itu, hanya mampu mecetak gola lewat penalti pada menit ke-22, melalui eksekusi Yevhen Bokhashvili.
Namun Persikabo menyamakan skor pada menit ke-27 melalui gol Munadi. Hingga laga usai, kedudukan 1-1 tidak berubah. (Redaksi/Arjuna)
















































