Dua Legislator Santuni 99 Anak Yatim-Piatu dan Disabilitas di Merauke

Pembagian santunan anak yatim-piatu dan anak difabel di salah satu hotel di Merauke

Metro Merauke – Sebanyak 99 anak yatim-piatu dan disabilitas di Merauke, Papua menerima santunan yang diberikan Anggota DPR RI, H. Sulaeman L Hamzah dan Anggota DPR Papua, Fauzan Nihayah, Senin (25/04/2022).

Wakil Bupati Merauke, H. Riduwan mengapresiasi kepedulian dua legislator dari Fraksi NasDem, berbagi untuk anak-anak di Merauke.

Bacaan Lainnya

“Kiprahnya sangat menginspirasi kita semua. Bulan Ramadan kita memang harus banyak berbagi dan peka melihat permasalahan masyarakat,”kata Wabup Riduwan.

Ungkapan senada juga datang dari tokoh masyarakat, Johanes Gluba Gebze.

Menurutnya, setiap manusia tengah diuji keimanannya dengan keadaan di lingkungan.

Gerakan kemanusiaan yang dilakukan Anggota DPR RI, H. Sulaeman L Hamzah maupun Anggota DPR RI, Fauzun Nihayah, dinilai sebagai bentuk totalitas dalam pengabdian mengemban amanah.

“Saya ikut bahagia, mereka bisa menjadi panutan,” tuturnya.

Dikatakan Fauzun Nihayah, sebagai wakil rakyat, sudah seharusnya berbuat untuk masyarakat. Salah satunya lewat uluran tangan membantu orang yang membutuhkan.

“Pemberian santunan anak yatim dan anak difabel rutin dilakukan, khususnya setiap bulan Muharram dan Ramadan.”

Di Merauke sendiri, sambung Fauzun Nihayah, pemberian santunan sudah dilakukan di Distrik Merauke, Tanah Miring, dan Semangga.

Di tempat yang sama Anggota Komisi IV DPR RI, H. Sulaeman L Hamzah, mengakui masih banyak kekurangan pihaknya dalam melayani masyarakat.

Namun, ia optimis, ketika semua elemen masyarakat saling menguatkan, menjadi motivasi tersendiri bagi wakil rakyat untuk perjuangkan aspirasi masyarakat di parlemen.

H. Sulaeman L Hamzah menjelaskan, kegiatan berbuka puasa bersama dan pemberian santunan, sekaligus sebagai wahana silaturahmi dengan penggerak pembangunan di daerah.

“Kegiatan ini sebagai pendekatan hubungan kemitraan dengan pemerintah maupun TNI-Polri. Legislatif juga diminta menjadi corong untuk pembangun masyarakat di daerah,” tandasnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *