Metro Merauke – Dua terduga pelaku pembacokan terhadap sopir taksi atau angkutan umum (angkot) di Kabupaten Merauke, Papua, dibekuk polisi.
Peristiwa pembacokan ini terjadi Sabtu (23/04/2022), jam 21.30 WIT di Jalan Aliarkam, Merauke.
Korban merupakan sopir taksi di Kota Merauke. Saat kejadian, korban dikeroyok sejumlah orang tak dikenal dengan menggunakan senjata tajam dan meminta harta benda yang dimiliki korban.
Akibat mengalami luka senjata tajam, korban harus mendapat perawatan di rumah sakit setempat.
Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji membenarkan adanya peristiwa penganiayaan di Merauke.
“Kasus ini sudah ditangani petugas Polres Merauke, dan telah berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku pengeroyokan,” katanya.
Terkait hal tersebut, sejumlah sopir taksi beramai-ramai mendatangi Polres, Senin pagi (25/04/2022).
Mereka mendesak polisi untuk dapat mengusut tuntas kasus penganiayaan yang dialami rekan seprofesinya tersebut.
Ketua komunitas sopir Flobamora, Emanuel Taraneno menjelaskan, kadatangan para sopir ke Polres sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan mereka yang menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan orang tak dikenal.
“Korban baru pulang mengantar taksi dan jalan kaki pulang ke rumah. Namun, di Jalan Aliarkam dihadang dan dianiaya sekelompok orang,” terangnya.
Pihaknya akan terus mengawal penanganan kasus tersebut, dan berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap para pelaku penganiayan yang telah membuat resah dan merugikan orang lain. (Nuryani)
















































