Metro Merauke – Upaya menggelorakan semangat nasionalisme menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, dilakukan pencanangan pengibaran 10 juta bendera merah-putih dari timur hingga barat Indonesia.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, secara langsung mengawali pengibaran bendera merah-putih dari ufuk timur Indonesia, Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (12/08/2022).
Selanjutnya, Sabtu (13/08/2022) kegiatan serupa dilakukan di Kota Aceh, Sumatera Utara oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo.
Mendagri, Tito Karnavian mengaku bangga bisa menghadiri langsung pencanangan 10 juta merah-putih yang digelar di kantor Bupati Merauke dan ikut dihadiri lapisan masyarakat.
Bahkan, dirinya menyebut, kedatangannya di Merauke, Papua bak pulang kampung. Mengingat sebelumnya Mendagri, Tito Karnavian, merupakan mantan Kapolda Papua.

“Semuanya sudah bergerak, saya ingin pencanangan 10 juta bendera ada acara seremonial dari timur dan barat. Untuk timur dipilihlah Merauke dan saya sendiri hadir, lalu Sabtu Wamendagri, Jhon Wempi Wetipo serahkan di kota Banda Aceh. Ini membuktikan orang Papua juga bisa jadi pemimpin di Sumatera,”tuturnya.
Pencanangan 10 juta bendera merah putih merupakan program yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri, tujuannya sebagai perekat pemersatu bangsa yang prural dengan keragamannya.
“Bangsa Indonesia memiliki keunikan tersendiri dan berbeda dari bangsa lainnya. Keragaman suku, bahasa, dan agama menjadi kekayaan kita yang perlu kita rawat, bukan jadi pemecah, melainkan sebagai perekat pemersatu bangsa yang besar,”kata Tito Karnavian.
Sementara itu Bupati Merauke, Romanus Mbaraka menegaskan, masyarakat di 20 distrik antusias menyemarakkan HUT RI tahun 2022 dengan mengibarkan bendera merah putih di rumah masing-masing.
“Khususnya di Merauke, instruksi negara sudah kita laksanakan. Masyarakat sangat respek untuk tetap NKRI dan sebagai pengikat Merauke yang jaga batas timur Indonesia dan abadi,” tutur Mbaraka.
Dengan semangat HUT RI ke-77, Bupati Merauke mengharapkan bangsa Indonesia cepat pulih dari masalah krisis ekonomi dampak pandemi, dan kedepan menjadi bangsa yang kuat dengan potensi sumber daya yang dimiliki. (Nuryani)
















































