Metro Merauke – Ferdinandus Kainakaimu, S.Pd, M. Sc, resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Selatan, Selasa (14/10/2025). Sosok birokrat asal Kabupaten Mappi ini mencatat sejarah sebagai Sekda definitif pertama Papua Selatan.
Sebelumnya, Ferdinandus Kainakaimu menjabat Sekda Kabupaten Mappi, ia dikenal sebagai birokrat yang konsisten meniti karier dari bawah dengan segudang pengalaman yang mumpuni di bidang pemerintahan.
Ferdinandus Kainakaimu lahir di Kepi, 27 September 1973. Masa kecilnya dilalui di Kabupaten Mappi, diawali dengan bersekolah di SD YPPK Yatan Revado, SMP YPPK St Paulus Kepi, dan melanjutkan ke bangku SMA Negeri I Kabupaten Merauke.
Karier Akademiknya berlanjut di Universitas Cenderawasih meraih gelar Sarjana Pendidikan dan disusul mendapatkannya gelar Magister Sain di Universitas Gajah Mada.
Dimana Ferdinandus Kainakaimu mengawali kariernya di Tahun 2004, dengan pertama kali menjabat sebagai Kasubbag Umum dan Tata Usaha di BP3D Kabupaten Mappi, Kasubdit pada Bidang Sosial Budaya di Bappeda Mappi pada 2009. Tak sampai disitu, pria yang dikaruniai 5 orang anak, juga pernah menjabat Kepala Bidang TK/SD di Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Mappi pada 2009 lalu.
Kemudian pada 2012, dirinya menjabat Kabid pada Bidang Pendidikan Dasar, tahun 2016 Ferdinandus Kainakaimu diangkat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Pengajaran dan selanjutnya di tahun yang sama dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Mappi.
Di Tahun 2017 hingga 2018, Ferdinandus Kainakaimu kembali dipercaya menjabat Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudyaan, dan Pariwisata. Karier Ferdinandus kian menanjak, hingga 2022 dirinya diamanahi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mappi.
Ferdinandus Kainakaimu menikahi Mellya Septia Kwemutaghai pada 16 Oktober 2006 silam dan kini dikaruniai 5 orang anak.
Bagi pria yang pernah menerima penghargaan Satya Lencana Karya Satya 20 tahun dari Presiden Joko Widodo di tahun 2022, pelantikannya sebagai Sekda pertama di Provinsi Papua Selatan tidak hanya menjadi momen penting dalam kariernya, tetapi juga menjadi harapan baru masyarakat di empat kabupaten dalam mendukung kemajuan dan kesejahteraan di Papua Selatan. (Nuryani)















































