Koperasi di Sorong Dituntut Menyesuaikan Perkembangan Teknologi

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Sorong Marthen Pajala (Antara/ Ernes Broning Kakisina)

Metro Merauke – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat mengharapkan usaha koperasi di wilayah itu mengikuti dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi informasi masa kini agar bisa tetap eksis.

Kepala Disperindagkop-UMKM Kabupaten Sorong Marthen Pajala di Sorong, Kamis, mengatakan perkembangan teknologi dan informasi yang sangat cepat dan pesat dewasa ini menuntut koperasi untuk melakukan transformasi kegiatan usahanya, terutama pemasaran mengikuti perkembangan zaman atau era digitalisasi.

Bacaan Lainnya

“Ada banyak koperasi yang sudah tidak aktif lagi kebanyakan karena mereka tidak mampu beradaptasi dengan perkembangan kemajuan teknologi zaman sekarang yang menggunakan sistem pemasaran digital, apalagi persaingan masa kini semakin ketat. Ketika koperasi tidak bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi maka secara alami akan tersingkirkan atau tutup,” kata Pajala.

Sehubungan dengan itu, Pajala mengharapkan insan perkoperasian harus menyiapkan diri untuk menyambut era digitalisasi saat ini agar koperasi bisa tetap menjadi sokoguru perekonomian rakyat.

Dinas Perindagkop-UMKM Kabupaten Sorong, katanya, kini fokus untuk memberikan pelatihan pasar digital bagi seluruh koperasi di wilayah itu agar tetap eksis dan mampu bersaing secara global.

Disperindagkop-UMKM Kabupaten Sorong mencatat saat ini terdapat 100 koperasi di wilayah itu yang tidak lagi aktif melakukan aktivitas usaha alias gulung tikar.

Adapun koperasi yang masih aktif melakukan kegiatan usahanya tersisa 52 koperasi.

“Sebanyak 52 koperasi yang aktif beroperasi tersebut adalah koperasi resmi berbadan hukum, sebagai besar adalah koperasi yang menjalankan usaha simpan pinjam,” jelas Pajala. (Antara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *