Awali Tahun 2026, Pemprov Papua Selatan Resmi Berkantor di Salor

Awali kerja di Tahun 2026, usai apel perdana dilanjutkan dengan berjabat tangan dengan Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, Sekda Ferdinandus Kainakaimu dan pimpinan OPD

Metro Merauke – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan mengukir sejarah baru dengan menggelar apel perdana awal kerja tahun 2026 di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Selatan, Salor, Distrik Kurik. Momen ini menandai perpindahan aktivitas administrasi di kawasan pusat pemerintahan Papua Selatan, Senin (05/01/2026).

Dalam amanatnya, Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, menekankan kehadiran seluruh aparatur di kantor baru ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab terhadap amanah Tuhan serta negara.

Bacaan Lainnya

Dikatakan, kini pusat pelayanan masyarakat telah siap dioperasikan untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat di Papua Selatan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Apolo meminta setiap seluruh pegawai dalam mengawali tugas di lokasi baru untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas sebagai bentuk syukur.

Tak kalah penting, untuk senantiasa berpegang pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku guna menghindari potensi perbuatan melawan hukum. Harmonisasi kerja dan dan pentingnya koordinasi secara berjenjang dengan atasan langsung dan rekan sejawat untuk menjaga ritme kerja yang harmonis.

Apolo menjelaskan progres pembangunan
Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Selatan ini dirancang sebagai jantung pelayanan publik. “Gedung utama Kantor Gubernur kini berdiri megah, diapit oleh kantor DPR Papua Selatan dan Majelis Rakyat Papua (MRP).
Meski gedung utama sudah diresmikan mulai hari ini, beberapa fasilitas pendukung masih dalam tahap penyelesaian

“Untuk Kantor MRPS masih dalam proses penyelesaian akhir (finishing). Perkantoran OPD saat ini terdapat 50 unit rumah khusus (rusus) di belakang kantor gubernur dan sudah ada beberapa yang digunakan. Pembangunan kantor OPD permanen akan dilakukan secara bertahap dalam satu tahun ke depan,” kata Apolo.

“Progres pengerjaan fasilitas pendukung lainnya di kantor pemerintah Provinsi Papua Selatan dilakukan setelah pemeriksaan kualitas, volume, dan anggaran oleh tim audit/pemeriksa.

Apel perdana ini ditutup dengan prosesi pemberkatan dan ritual adat toki babi sebagai simbol penghormatan terhadap tanah tempat mereka berpijak, sekaligus memohon kelancaran dalam pelayanan ke depan. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *