Metro Merauke – Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan (DLHKP) mengambil langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Aksi penghijauan dilakukan dengan menanam ribuan pohon di sepanjang jalur menuju Kawasan Pusat Perkantoran Kota Terpadu Mandiri (KTM) Salor, Distrik Kurik, Merauke, guna menciptakan lingkungan perkantoran yang hijau, indah, dan sehat.
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, memimpin kegiatan tersebut. Dalam aksi ini, tercatat lebih dari 1.300 bibit pohon keras yang terdiri dari jenis Linggua, Angsana, dan Trembesi ditanam secara massal.
Pemilihan jenis pohon ini diharapkan dapat menjadi paru-paru kota sekaligus peneduh di area strategis pemerintahan.
Tak hanya fokus pada estetika lingkungan, kegiatan ini juga menyasar pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui bantuan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP DAS), pemerintah menyerahkan 1.000 bibit tanaman produktif kepada warga Kampung Ivimahad.
Bibit buah-buahan seperti mangga, kelengkeng, hingga jambu kristal diberikan agar dapat dikelola dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga setempat.

”Dengan penanaman pohon ini, kita tidak hanya membuat lingkungan menjadi lebih hijau dan indah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat sekitar melalui bibit buah-buahan yang dibagikan,” ujar Gubernur Apolo Safanpo dalam sambutannya di lokasi penanaman, Kamis (15/01/2026).
Agenda ini turut dihadiri oleh Kepala Distrik Kurik, Mariana Belekubun serta Kepala Kampung Ivimahad, Johanes Balagaize. Keduanya memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif pemerintah provinsi. Diharapkan, aksi nyata ini menjadi pemantik bagi masyarakat luas untuk lebih peduli dan menjaga kelestarian alam di lingkungan masing-masing.
Pemerintah juga menyampaikan apresiasi khusus kepada PT Global Papua Abadi yang telah berperan aktif menyediakan fasilitas pemeliharaan serta pemulihan bibit buah-buahan sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan (DLHKP), Jujuk Rianto, sinergitas antara pemerintah dan sektor swasta ini menjadi kunci keberhasilan program penghijauan di wilayah tersebut.
Dikatakan, penanaman pohon ini merupakan bagian dari komitmen besar Pemerintah Provinsi Papua Selatan untuk menata wajah Merauke. Selain mengejar ketertinggalan infrastruktur, aspek ekologi dan peningkatan taraf hidup masyarakat melalui pemanfaatan hasil alam tetap menjadi prioritas utama.
Dengan hadirnya ribuan pohon baru ini, kawasan KTM Salor diproyeksikan tidak hanya menjadi pusat administrasi, tetapi juga menjadi kawasan hijau yang nyaman dan menunjang keseimbangan ekosistem di wilayah selatan Papua. (Nuryani)















































