Gubernur Apolo Safanpo Hadiri Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Momentum Umat Islam Meningkatkan Imtaq kepada Allah SWT

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo (kemeja putih) duduk berdampingan bersama Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze dalam momen peringatanIsra Mi'raj 1447 H di Masjid Raya Al Aqsha

Metro Merauke – Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Papua Selatan menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Al Aqsha Merauke, Kamis (15/01/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri langsung Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze, dan Wakil Bupati Fauzan Nihayah serta diikuti masyarakat dari berbagai elemen.

Bacaan Lainnya

“Atas nama pemerintah Provinsi Papua Selatan, saya mengapresiasi PHBI dan menyambut baik diselenggarakannya kegiatan ini, sebagai langkah penting syiar Islam demi mewujudkan masyarakat di Papua Selatan yang beradab dan berahlak mulia,” ucap Gubernur Apolo Safanpo mengawali sambutannya.

Tema yang diusung dalam kegiatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad 1447 Hijriah untuk mengajak semuanya merenungkan kembali secara mendalam makna dari peristiwa besar tersebut, perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi bagi semuanya untuk melakukan perubahan dan perbaikan diri, utamanya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Dikatakan, Isra Mi’raj bukan sekedar peristiwa sejarah untuk dikenang, melainkan sebuah momen spiritual yang sarat dengan makna dan hikmah.

Di momen tersebut Gubernur Apolo Safanpo juga mengajak masyarakat untuk merasa empati adanya bencana alam yang melanda Aceh dan Sumatera Utara.

“Negara saat ini dalam keprihatinan besar dengan adanya bencana alam di Aceh dan Sumatera. Kita harus saling tolong menolong. Kita harus menyadari, semua yang terjadi ini atas kuasa dan kehendak Tuhan. Lewat Isra Mi’raj ini, menjadikan umat Islam untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT,” ucapnya.

Hadir Ust H Muhammad Dic Hidayat Ratuloly pendiri Pesantren Perbatasan Timur, menyampaikan hikmah Isra Mi’raj 1447 Hijriah.

Diungkapkan, Shalat menjadi bukti ketaatan sebagai umat Islam, sekaligus pengingat bahwa dalam setiap langkah kehidupan harus senantiasa mengedepankan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan.

Ust Muhammad Dic Hidayat Ratuloly, mengajak semua yang hadir agar memanfaatkan momentum Isra Mi’raj untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Sehingga dapat bekerja lebih keras, iklas, dan lebih bertanggungjawab dalam menjalankan tugas dan amanah yang diberikan. (Nuryani)

Untuk Pembaca Metro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *