Nelayan Biak Diminta Tidak Gunakan Bahan Peledak

Anggota Polair Polres Biak Numfor nampak sedang memberikan pemahaman bahaya penggunaan bahan peledak kepada nelayan. ANTARA/HO/Humas Polda Papua

Metro Merauke – Nelayan di Kabupaten Biak Numfor, Papua diminta tidak menggunakan bahan peledak saat mencari ikan.

Kepala Unit Gakkum Satuan Polair Polres Biak Numfor, Aiptu David Momole mengatakan, penggunaan bom tidak saja berdampak kepada ekosistem di laut, juga terhadap si pengguna karena dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Bacaan Lainnya

Ia mengakui untuk mengantisipasi digunakannya bahan peledak saat mencari ikan maka pihaknya seringkali melakukan patroli dan menghimbau para nelayan serta memeriksa perahu mereka. Our favorites are the video pokies where you can watch the reels spin, choose your line, bei sensors 2211 west casino road everett wa 98204 and enjoy the action.

Selama melaksanakan patroli pihaknya menggunakan kapal patroli milik Polair Polres Biak Numfor dengan berpatroli di sekitar perairan Mokmer dan Sorido .

Memang selama ini pihaknya belum menemukan nelayan yang mencari ikan dengan menggunakan bahan peledak, aku Aiptu David Momole seraya menambahkan dalam melaksanakan pengamanan di perairan Biak juga bekerjasama dengan satuan lainnya.

“Mudah-mudahan dengan terus diberi pemahaman tentang bahaya menggunakan bahan peledak maka tidak ada lagi nelayan yang mencari ikan dengan menggunakan bahan peledak, “harap Aiptu David Momole, Rabu (26/01/2022).

Diakui, bahan peledak yang digunakan para nelayan saat mencari ikan biasanya diracik sendiri dan ada yang menggunakan sisa bahan peledak dari masa PD II.

Akibatnya saat meracik terkadang mereka mengalami nasib naas karena meledak dan mengenai mereka, sedangkan bila digunakan di laut dapat menyebabkan rusaknya ekosistem. (Antara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *