Metro Merauke – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke menyerahkan bantuan rumah layak huni kepada masyarakat di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Jumat (16/10/2026).
Program ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya tempat tinggal yang memadai.
Penyerahan bantuan yang difasilitasi Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Merauke tersebut disambut penuh syukur oleh warga.
Salah satu penerima manfaat rumah tipe 36 adalah Mama Liberata Banggo beserta keluarganya.
Dalam sambutannya, Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze, menegaskan bahwa papan atau tempat tinggal merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang wajib menjadi prioritas pemerintah, selain sandang dan pangan.
”Ketiga kebutuhan dasar ini menjadi prioritas utama pembangunan sebelum pemerintah memenuhi kebutuhan pendukung lainnya, seperti sarana transportasi,” tegas Bupati Yoseph.
Bupati menjelaskan, data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mencatat jumlah penduduk Kabupaten Merauke saat ini mencapai sekitar 257.000 jiwa atau setara 100.000 Kepala Keluarga (KK).

Mengingat besarnya populasi dan keterbatasan anggaran daerah, pembangunan rumah masyarakat dilakukan secara bertahap dan berkeadilan agar menjangkau 179 kampung di Merauke.
”Pemerintah berupaya menjawab kebutuhan masyarakat secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Pembangunan harus dilakukan secara merata dan berkeadilan agar masyarakat di berbagai wilayah dapat merasakan manfaatnya,” jelasnya.
Berdasarkan data Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, pada Tahun Anggaran 2026 terdapat 137 titik/unit kegiatan pembangunan perumahan.
Khusus untuk Distrik Sota, alokasi yang disiapkan sebanyak 6 unit rumah tipe 36, yang terbagi masing-masing 3 unit untuk Kampung Yanggandur dan 3 unit untuk Kampung Rawa Biru.
Sebaran pembangunan juga menjangkau distrik lain seperti Eligobel, Ilwayab, Tabonji, Waan, Kimam, Kimaam, dan Okaba. Sementara itu, Distrik Merauke memperoleh alokasi terbanyak yaitu 17 unit, menyesuaikan dengan jumlah penduduknya yang lebih padat.
Kepada para penerima bantuan, Bupati Yoseph berpesan agar rumah yang telah diberikan dapat dirawat dan ditempati dengan baik, serta tidak dibiarkan kosong dalam jangka waktu lama agar kondisi bangunan tetap terjaga.
Tak hanya fokus pada tempat tinggal, Bupati juga mendorong masyarakat untuk mengembangkan kemandirian ekonomi keluarga. Salah satu langkah yang ditekankan adalah mengoptimalkan lahan pertanian sekitar agar bernilai ekonomi dan menyokong kebutuhan sehari-hari.
Pemkab Merauke berkomitmen akan terus melanjutkan program pemenuhan kebutuhan perumahan bagi masyarakat sesuai dengan ketersediaan anggaran daerah di masa mendatang. (Nuryani)













































