Metro Merauke – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Merauke memberikan penjelasan terkait sorotan publik terhadap proyek peningkatan jalan Kampung Muramsari, Distrik Semangga.
Kepala Dinas PUPR Merauke, Leo Patria Mogot menjelaskan, saat ini progres fisik pengerjaan jalan tersebut telah mencapai tahap 30 hingga 40 persen dan ditargetkan rampung pada Desember mendatang.
Ia mengungkapkan, pengerjaan proyek ini merupakan wujud nyata respons pemerintah atas usulan masyarakat. Namun, katanya, dalam prosesnya, pihak dinas mendapati kendala di lapangan, di mana sebagian warga tidak sabar dan nekat membuka palang pembatas jalan.
Akibat lalu-lalang kendaraan bermuatan berat yang melintas sebelum waktunya, struktur jalan yang baru dikerjakan, khususnya pada tahap lapis fondasi, mengalami keretakan dan kerusakan.
“Kami sudah memasang palang pembatas saat jalan dikerjakan, tetapi sebagian pengguna jalan, khususnya kendaraan bermuatan berat seperti truk nekat melintas. Padahal, konstruksi seperti soil cement belum bisa menerima beban berat dan berisiko retak jika dilalui sebelum waktunya,” uujar Leo Mogot kepada wartawan, Rabu (04/11/2026).

Kendati demikian, Dinas PUPR tetap mengapresiasi bentuk kepedulian serta sikap proaktif masyarakat yang turut mengawasi jalannya pembangunan infrastruktur di daerah tersebut. Kritik dan masukan yang diberikan dinilai sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kemajuan Kabupaten Merauke.
Guna menghindari kerusakan yang lebih parah dan memastikan proyek dapat berjalan lancar, Dinas PUPR mengimbau masyarakat, khususnya pengendara truk dan kendaraan berat, untuk meningkatkan kerja sama.
Warga diminta untuk tidak melintasi jalur utama pengerjaan untuk sementara waktu, dan pihak terkait telah menyiapkan jalur darurat sebagai alternatif mobilitas warga selama masa konstruksi berlangsung.
“Kami sangat mengharapkan kesadaran dan kerja sama masyarakat untuk sama-sama menjaga kualitas jalan ini. Jangan dilalui dulu sampai konstruksi benar-benar siap dan dibuka untuk umum,” tambahnya.
Dengan sisa waktu yang ada, Dinas PUPR Merauke optimistis seluruh rangkaian pengerjaan peningkatan Jalan Semangga–Muramsari dapat diselesaikan secara tuntas dan berkualitas sesuai target pada Desember 2026. (Nuryani)











































