Metro Merauke – Penyaluran dana bantuan sosial atau bansos ke tiga kabupaten di Papua terkendala konflik bersenjata.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua, Ribka Haluk mengatakan, tiga daerah yang penyaluran dana bansosnya terkendala masalah keamanan, yaitu Kabupaten Nduga, Puncak dan Intan Jaya.
“Dana bansos untuk Kabupaten Intan Jaya, Nduga dan Puncak belum bisa diakses bank di sana, karena masalah keamanan. Ketiga kabupaten ini adalah wilayah konflik,” kata Ribka Haluk beberapa hari lalu.
Dinaa Sosial Provinsi Papuan menyatakan, penyaluran dana bantuan sosial, juga terkendala akses jaringan telekomunikasi dan kondisi geografis.
Akibatnya, penyaluran dana bansos ke beberapa daerah lain selain tiga kabupaten rawan konflik itu, juga terhambat.
“Ini juga yang menyebabkan bansos bagi warga Papua belum tersalurkan sepenuhnya. Namun situasi ini tidak mempengaruhi penyaluran secara keseluruhan,” ucapnya.
Dinas Sosial Provinsi Papua terus berkoordinasi dengan para pendamping sosial di lapangan, agar penyaluran bansos bisa terlaksana sepenuhnya.
Namun untuk wilayah pesisir Papua, Dinas Sosial memastikan penyaluran bansos di sana berlangsung tanpa hambatan.
“Proses penyaluran masih berlangsung. Nanti kami akan sampaikan data keseluruhannya,” ujarnya. (Arjuna)
















































