Metro Merauke – Ketua Perkumpulan Budi Luhur Merauke, Papua, Simon Abraham menegaskan protokol kesehatan (prokes) secara ketat akan diterapkan saat perayaan Imlek 2573, di sana pada Selasa (01/02/2022).
Penerapan prokes itu dilakukan, sebab kini masih dalam situasi pandemi COVID-19, dan munculnya varian Omicron, yang terus meningkat di berbagai daerah.
Simon Abraham mengatakan, perayaan Imlek di Merauke tahun ini dibatasi. Kegiatan diutamakan untuk beribadah, tanpa acara penunjang seperti hiburan dan lainnya.
“Mengingat saat ini masih pandemi COVID-19, perayaan Imlek berlangsung terbatas dan sederhana. [Meski begitu] setiap keluarga etnis Tionghoa merayakan dengan suasana hati yang diliputi kegembiraan dan penuh sukacita,” katanya kepada Metro Merauke, Senin (31/01/2022).
Menurutnya, perayaan Imlek merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan. Imlek juga sebagai momen meningkatkan tali persaudaraan di antara keluarga, teman, dan sahabat.
Imlek 2573 diyakini sebagai tahun macan air, disimbolkan dari kekuatan, keberanian, percaya diri, dan memerangi kejahatan.
“Sehingga dengan kekuatan, keberanian, percaya diri, bersama-sama kita dapat memerangi dan mengurangi wabah pandemi dengan membentengi diri. Salah satu caranya mentaati prokes maupun mengikuti vaksinasi Covid-19, ” harapnya. (Nuryani/Arjuna)
















































