Senator Sularso sebut Sekolah Rakyat Solusi Peningkatan SDM

Anggota DPD RI, Sularso

Metro Merauke – Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Papua Selatan, Sularso, memberikan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dalam penerapan program Sekolah Rakyat (SR), termasuk di Provinsi Papua Selatan.

Mantan Wakil Bupati Merauke Periode 2015-2021 ini menyebut, pentingnya Program Sekolah Rakyat sebagai salah satu program tepat dan menjadi solusi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) tanpa terkecuali demi mewujudkan Indonesia emas 2045 mendatang.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, peningkatan pembangunan SDM menjadi prioritas. Karena dalam masa yang akan datang, SDM menjadi satu kebutuhan untuk terus diperjuangkan bersama.

Sebagai Senator Dapil Papua Selatan, Sularso mengaku komit ikut mendorong dan mengawal kebijakan Presiden RI mencanangkan pendidikan SR.

“Terlebih kita tahu kondisi pendidikan di Papua Selatan masih sangat membutuhkan perhatian. SR bertujuan mengakomodir anak usia sekolah tapi tidak bisa mendapatkan kesempatan karena keterbatasan ekonomi maupun dukungan keluarga, persoalan ini harus jadi perhatian bersama,” ujar Sularso kepada wartawan, Kamis (24/04/2025).

Sularso berharap, SR di Papua Selatan bisa langsung berjalan dengan memanfaatkan fasilitas pendidikan yang sudah ada.

“Kalau harus memulai baru itu cukup lama, tapi dengan infrastruktur sekolah yang ada kita benahi semacam akuisisi sehingga SR di Papua Selatan siap dijalankan untuk kemajuan,” katanya.

Sularso menambahkan, masalah pendidikan di sini (Papua) diketahui cukup kompleks, dan program SR ini seperti gayung bersambut ditambah adanya program Makan Bergizi Gratis. Program presiden tersebut, kata Sularso, menjadi kesempatan dan ruang bagi anak tanpa terkecuali untuk mendapatkan akses pendidikan dengan baik.

“Kalau sekolah yang sementara berjalan, masih ada pembiayaan dan kolaborasi bantuan pendidikan. Namun, dengan Sekolah Rakyat, semuanya benar-benar gratis dan diurus pemerintah, anak datang ke sekolah makan diurus dan kebutuhannya diurus. Saya yakin ini bisa dijalankan di Papua Selatan karena pemerintah mendorong penuh tinggal daerah siapkan infrastruktur yang lainnya,” tandas Sularso. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *