Metro Merauke – Pemerintah Kabupaten Merauke, Papua Selatan, menyatakan optimis Sekolah Rakyat yang sementara waktu menggunakan gedung SMK Negeri 2 Merauke siap beroperasi, 6 Oktober 2025.
Wakil Bupati Merauke, Fauzan Nihayah didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Romanus Kahool, meninjau langsung kesiapan sekolah dan fasilitas yang bakal digunakan Sekolah Rakyat, Selasa (23/09/2025).
Dikatakan Wabup Fauzan Nihayah, Sekolah Rakyat yang menjadi program pemerintah pusat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Untuk di Merauke sendiri, sambungnya, sebanyak 100 anak asli Papua, perempuan dan laki-laki sudah siap melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.
“Hari ini, saya (Wabup) bersama Kadis Pendidikan dan Kepala Sekolah Rakyat meninjau kesiapan sekolah. Dipastikan pada Senin (06/09/2025), Sekolah Rakyat di Merauke siap beroperasi,” ujar Fauzan Nihayah kepada wartawan.
Fauzan Nihayah menegaskan, Pemda Merauke menyambut baik hadirnya sekolah rakyat yang menjadi gagasan Presiden Prabowo, bertujuan memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, dengan harapan memberikan manfaat untuk memajukan anak didik dalam mewujudkan generasi emas tahun 2045.
Diketahui, sembari menunggu proses pembangunan gedung sekolah rakyat di Jalan Garuda Mopah Lama, Kelurahan Rimba Jaya. Saat ini pemerintah mempercepat perbaikan dan melengkapi fasilitas di SMK Negeri 2, Jalan Kamizaun, yang akan digunakan sebagai sekolah rakyat sementara. (Nuryani)















































