Metro Merauke – Harga sejumlah bahan pokok di Merauke, Papua tengah mengalami kenaikan harga.
Salah satunya komoditas cabai. Saat ini, harga cabai di Merauke dijual di pasaran sudah menembus harga Rp200.000/Kg.
Salah satu pedagang di Pasar Wamanggu, Sukardi mengatakan, kenaikan harga cabai sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir.
“Harganya (cabai) terus naik, padahal dua hari kemarin masih Rp 160 ribu, sekarang sudah mencapai Rp200 ribu, ” ujarnya, Senin (07/03/2022).
Menurut pria berusia 45 tahun ini, cabai menjadi bahan pokok yang paling diburu masyarakat selain aneka pangan seperti beras, telur maupun minyak goreng.
Ia menambahkan, kenaikan harga juga terjadi untuk lombok besar, kini dijual dengan harga Rp180. 000/kg.
“Permintaan barang tetap banyak tapi stoknya sedikit. Ini karena tanaman cabai petani ada yang terendam hujan dan rusak, ” katanya.
Dikatakan Kepala bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Merauke,Tetes Gunanto, jelang bulan Ramadhan 1443 Hijriah, sejumlah harga bahan pokok di pasar Merauke mengalami lonjakan harga.
“Seperti minyak goreng, daging sapi hingga cabai. Yang paling signifikan itu kenaikan harga cabai, ” ujarnya kepada wartawan.
Meski begitu, Tetes Gunanto memastikan untuk stok bahan pokok di daerah masih aman, mencukupi, dan tersedia.
Tetes menambahkan, fenomena harga cabai yang melonjak cukup tinggi ini disebabkan karena faktor cuaca di musim penghujan, sehingga berdampak terhadap stok berkurang dan permintaan meningkat sehingga harga pun semakin melonjak. (Nuryani)
















































