Kemenangan Tak Bisa Selamatkan Persipura dari Degradasi

Pesepak bola Persipura Fergonzi (kanan) berebut bola dengan pemain Persija Jakarta Ikhwan Ciptady dalam pertandingan sepak bola Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Selasa (11/1/2022). Persija kalah dari Persipura dengan skor 1-2. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/tom.

Metro Merauke – Kemenangan 3-0 dilaga penentu BRI Liga 1 melawan Pesita Tangerang tak mampu menyelamatkan Persipura dari degradasi.

Usai laga, Kamis petang (31/03/2022), Mutiara Hitam dipastikan bermain di Liga 2 pada musim depan. 

Bacaan Lainnya

Meski Persipura mengumpulkan 36 poin, sama dengan Barito Putra, namun Yustinus Pae dan kawan kawan kalah head to head.

Sebab, dalam dua kali pertemuan musim ini, Persipura selalu kalah dari Barito Putra. Pertemuan pertama Mutiara Hitam dipecundangi 0-3 dan laga kedua, takluk 0-1.

Dalam laga penentu Kamis petang, Kemenangan Persipura tak berarti setelah pada saat yang sama Barito mengamankan satu poin usai bermain 1-1 melawan Persib Bandung.

Dilaga lain, PSS Sleman mengalahkan Pesija Jakarta 2-0. Kemenangan itu membuat PSS Sleman mengoleksi 39 poin.

Usai laga Pelatih Persipura, Angela Alfredo Vera mengatakan tak ada lagi yang dapat ia komentari.

“Tim kami sudah berjuang mati-matian, tapi hasil harus berakhir dengan kekecewaan. Hari ini kita sudah menyelesaikan pertandingan dan bisa menang,” kata Alfredo Vera sambil menangis.

Katanya, Persipura telah berupaya melakukan yang terbaik, namun hasil laga penentu tak dapat menyelamatkan Persipura.

Pemain senior Persipura, Yustinus Pae juga kecewa. Akan tetapi ia tetap mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya yang sudah berhasil mengakhiri kompetisi dengan kemenangan.

“Kami sudah menang, namun kami para pemain masih merenungkan hasil ini. Kami tidak bisa bicara, kami masih tidak percaya dengan hasil ini. Namun inilah sepak bola,” kata Yustinus Pae. (Redaksi/Arjuna)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *