Metro Merauke – Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manokwari Polda Papua Barat memprioritaskan pelayanan dasar masyarakat melalui program Strong Point kepolisian pada operasi Zebra Mansinam 2022 serentak di jajaran Polda Papua Barat.
Kepala Polresta Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom, mengatakan strong point pada operasi Zebra Mansinam 2022 selama 14 hari (4-16 Oktober) kiranya mampu mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) bagi masyarakat.
“Melalui program strong point, petugas akan ditempatkan pada titik-titik rawan kemacetan untuk memberikan pelayanan kepolisian berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat,” ujar AKBP Herman Gultom pada apel gabungan Operasi Zebra Mansinam 2022 di markas Polresta Manokwari, Senin.
Selain mengatur lalu lintas jalan di 12 titik rawan kemacetan di Kota Manokwari, kegiatan strong point sebagai wujud nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat juga menyasar pusat-pusat keramaian serta lokasi persekolahan.
“Kegiatan strong point ini dilaksanakan setiap pagi, dan sore hari di 12 titik lokasi pusat keramaian masyarakat kota Manokwari seperti pasar, pertokoan, juga di titik rawan macet dan rawan laka lantas, serta lokasi persekolahan,” ujar Gultom.
Kesempatan tersebut Gultom juga mengarahkan seluruh personel Polresta Manokwari agar mengedepankan upaya preentif, edukatif, dan humanis dalam pelaksanaan operasi Zebra Mansinam 2022.
“Kepada personel Polresta Manokwari, saya ingatkan agar hindari hal-hal yang kontraproduktif dengan tugas pokok kepolisian. Bersikap humanis dan mengedukasi masyarakat tentang keselamatan lalulintas jika berhadapan dengan masyarakat yang melanggar aturan,” pesan Kapolresta Manokwari. (Ant)
















































