Alami Kendala, Cakupan PIN Polio Di Merauke Baru 45 Persen

Kepala Dinas Kesehatan Merauke, dr Nevile Muskita tengah membaringkan imunisasi polio pada kegiatan Pencanangan PIN Polio di Papua Selatan 27 Mei 2024

Metro Merauke – Dinas Kesehatan Merauke, Papua Selatan menyebut, cakupan PIN Polio di daerah itu belum maksimal. Tercatat, baru 45 persen atau 20 an ribu anak yang sudah mendapatkan vaksinasi Polio.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr Nevile Muskita menjelaskan, masih belum maksimalnya pelaksanaan pemberian vaksinasi Polio, dikarenakan pihaknya terkendala dengan kondisi geografis maupun tidak tersedianya anggaran khusus untuk membiayai kegiatan imunisasi polio ini.

Bacaan Lainnya

“Untuk pelaksanaan imunisasi Polio ini waktunya pendek. Petugas di kampung-kampung terkendala mencapai sasaran karena kondisi geografis,” ujar Nevile Muskita kepada wartawan, Rabu (12/06/2024).

Tidak hanya itu, Nevile Muskita juga mengungkapkan, dalam kegiatan imunisasi ini (polio) tidak ada anggaran khusus yang disediakan. Sehingga pelaksanaanya harus diintegrasikan dengan kegiatan-kegiatan di lapangan.

“Kalau di kota, transportasinya masih mudah. Tapi bagaimana dengan di kampung-kampung, sedangkan dukungan anggarannya pun tidak ada,” ujar Nevile Muskita.

Diketahui, sebanyak 119.922 anak usia 0-7 tahun di Papua Selatan menjadi sasaran mendapatkan imunisasi polio. Masing-masing di Merauke sebanyak 44.956 anak, Boven Digoel 16.060 anak, Mappi 25.700 anak, dan Asmat 33.147 anak.

Imunisasi Polio dilakukan untuk mencegah penyebaran virus polio yang kembali ditemukan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Asmat, Papua Selatan. (Nuryani)

Untuk Pembaca Metro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *