Diguyur Hujan, Massa Aksi Tuntut Jarnet di Merauke Tetap Demo di Telkom

Kendati diguyur hujan, tidak menyusutkan semangat ribuan massa dari mahasiswa dan masyarakat menuntut jaringan internet (Jarnet) di Merauke, Papua Selatan di halaman kantor PT Telkom

Metro Merauke – Kendati diguyur hujan, tidak menyusutkan semangat ribuan massa dari mahasiswa dan masyarakat menuntut jaringan internet (Jarnet) di Merauke, Papua Selatan di halaman kantor PT Telkom setempat, Senin (15/01/2024).

Pantauan media ini, massa yang mulai tiba di kantor Telkom sejak pukul 16.00 WIT, massa tetap bertahan ditengah guyuran hujan dan tetap menyuarakan aspirasi.

Bacaan Lainnya

Ada juga massa yang berteduh dibawah pepohonan.

Diketahui, demo saat ini sebagai aksi lanjutan setelah sebelumnya dilakukan aksi serupa, Kamis (11/01/2024), massa mendeadline PT Telkom 3 x 24 jam untuk melakukan perbaikan jaringan.

Koordinator aksi, Rizky Pattiasina meminta bukti dan transparansi terjadinya kerusakan jaringan internet selama ini.

“Kami meminta transparansi kerusakan jaringan, ini sangat penting. Kemudian, PT Telkom perlu melakukan penguatan jaringan untuk mendukung akses informasi dan memberikan kompensasi pengguna paket data maupun pelanggan Telkom,” kata Rizky dalam menyampaikan aspirasi.

Menanggapi tuntutan massa, Kakandatel Papua, Antonio Joko menjelaskan, tercatat kerusakan jaringan internet yang sudah beberapa kali terjadi di Merauke akibat putusnya kabel optik, salah satunya karena terkena jangkar kapal.

“Sekarang kenapa kabel bawah laut mudah putus, karena kita dilarang merusak karang, makanya kabel tidak ditanam tapi hamparkan didasar laut, khawatir dapat merusak terumbu karang,” terangnya.

Dikatakan, untuk melakukan perbaikan kabel optik yang putus pihaknya hanya mengandalkan kapal khusus, Dinex Pasific Line yang dijadwalkan hari ini telah bergeser dari Batam menuju Makassar, selanjutnya ke Merauke untuk perbaikan di titik kerusakan.

“Kita harapkan proses berbaikan akan lebih cepat,” tutur Kakandatel Papua.

Dikatakan, sejak Oktober 2022 pihaknya sudah melakukan pembangunan kabel laut jalur Merauke-Tual dan Merauke-Timika, diperkirakan awal kuartal tiga tahun 2025 rampung dikerjakan.(Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *