Gagal Panen, Legislator sebut 2 Distrik Terancam Rawan Pangan

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Merauke, Dominikus Ulukyanan

Metro Merauke – Sejumlah kampung pada dua distrik, Waan dan Kimaam, Merauke, Papua Selatan mengalami gagal panen dan terancam rawan pangan.

“Permasalahan ini akan kita sampaikan ke bupati. Langkah utama sekarang bantuan pangan, itu penting dan dibutuhkan warga,” ujar Wakil Ketua I DPRD Merauke, Dominikus Ulukyanan kepada wartawan, Selasa (15/08/2023).

Bacaan Lainnya

Terkait kondisi rawan pangan di dua distrik dijumpai langsung politikus Partai Golkar saat turun reses baru-baru ini.

“Ini terjadi akibat warga mengalami gagal panen, hasil kebun, berupa umbi-umbian telah terendam banjir rob dan disusul panas yang tinggi. Biasanya kalau habis rob lalu hujan, tanam sudah bisa dilakukan. Tapi kalau habis banjir disusul panas keras, air jadi asin dan tidak bisa cocok tanam,” bebernya.

Menurut legislator, Dominikus Ulukyanan, dibutuhkan program jangka panjang untuk mengantisipasi ketersediaan bahan pokok.

“Perlu gudang penyimpanan. Pada saat pangan berlimpah, bisa disimpan di gudang penyimpanan, bila terjadi kondisi seperti begini, warga tidak selalu harap dari luar,” katanya.

Selain soal rawan pangan, permasalahan pendidikan dan kesehatan pun mengemuka dan disampaikan warga setempat kepada anggota legislatif yang tengah turun reses.

Ulukyanan menyebut, banyak guru tidak berada di tempat tugas.

Dia memastikan berbagai permasalahan yang disampaikan masyarakat, termasuk mengenai pendidikan, akan dibahas bersama dalam sidang dewan.

“Untuk masalah pendidikan, sampai sekarang pemerintah belum memiliki formula yang tepat untuk menyelesaikan masalah itu, di sidang dewan akan kita bicarakan,” ujarnya.

Masih hasil reses, sambung Ulukyanan, ditemukan obat yang telah kadaluarsa karena telah lama dan tidak dipergunakan.

“Dominan warga di kampung sakit diare, tapi obat yang ada bukan untuk kebutuhan masyarakat. Sakit lain, obat yang tersedia lain,” tandasnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *