Metro Merauke – Kegiatan buka puasa bersama di bulan Ramadan, atau dikenal dengan istilah bukber, tampaknya sudah menjadi tradisi pada banyak kalangan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Hotel Careinn Merauke, Papua, kembali menawarkan paket buka puasa dengan menu komplet seharga Rp99.000,-net/orang.
Dengan begitu, setiap pengunjung yang datang, dapat menikmati berbagai macam menu spesial Ramadan.
Mulai dari sajian takjil berbuka puasa, berupa aneka gorengan, buah, kolak, bubur, puding, es buah hingga batagor.
Dikatakan Sales Marketing Manager Hotel Careinn, Maria Yuliana Judit, untuk hidangan utama, pihaknya selalu menyajikan menu yang berbeda, terdiri dari makanan khas nusantara.
“Semua menu komplet ini bisa dinikmati. Dimana paket buffer buka puasa dibandrol Rp99.000/orang,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (17/04/2022).
Maria menambahkan, untuk semakin memanjakan pelanggannya, di Careinn Hotel juga menyediakan kolam renang untuk anak-anak dan orang dewasa
Ia mengklaim, dalam dua pekan terakhir, antusias warga di Merauke yang datang ke Careinn untuk menikmati paket Ramadan cukup meningkat.
“Jangan dilihat besar atau kecilnya pemberian bingkisan parcel dari Careinn, melainkan makna dibalik berbagi kasih ini, untuk meningkatkan kebersamaan yang selama ini telah terjalin. “
Ungkapan tersebut disampaikan Sales Marketing Manager Hotel Careinn, Maria Yuliana Judit, mengawali kegiatan berbagi kasih untuk sejumlah wartawan di Merauke.
Menurut Maria, pembagian parcel dan buka puasa bersama, Minggu (17/04/2022), sebagai momen untuk meningkatkan jalinan kerjasama antara pihak Hotel Careinn Merauke bersama insan Pers di daerah.
Maria menilai, kehadiran wartawan ikut andil dalam kemajuan daerah, termasuk peningkatan sektor pariwisata lewat pemberitaan yang bernuansa edukasi, hiburan dan cakrawala.
Sehingga, kata Maria, peran aktif insan pers sudah semestinya diapresiasi.
“Kami membangun kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk wartawan. Semoga ke depan jalinan kerjasama yang ada semakin baik dan ditingkatkan untuk kemajuan daerah,” pungkasnya. (Nuryani)
















































