Metro Merauke – Hanya karena tidak senang pengendara motor tidak memarkirkan kendaraannya saat berada di depan salah satu toko di Kota Merauke, Papua Selatan, seorang juru parkir marah hingga melakukan penganiayaan terhadap pengendara motor, Vina (26).
Vina mengaku mendapat bogem mentah dari pelaku tepat di rusuk bagian kiri dan pipi kirinya.
Vina bercerita, jam 08.00 WIT, Senin (17/01/2023) tengah singgah di toko mengantar ibunya membeli kancing.
Karena merasa tidak berlama-lama di toko, Vina memilih menunggu ibunya dengan duduk di atas motor.
“Tukang parkir minta saya untuk balikan motor, tapi saya bilang kita tidak lama. Pelaku malah marah dan berlaku kasar kemudian memukul saya beberapa kali,” tuturnya.
Beruntung aksi arogan juru parkir bernama Petrus diketahui Polisi yang tengah melintas.
Tanpa menunggu lama Pelaku digiring ke Polres Merauke.
Vina berharap aksi arogan juru parkir tidak lagi terjadi di Merauke, demi memberikan rasa aman dan nyaman pelanggan parkir.
Sementara itu, di hadapan petugas, Petrus yang telah menjadi juru parkir selama 15 tahun mengaku khilaf hingga melakukan penganiayaan Selasa pagi.
“Saya masih terbawa emosi dengan masalah di rumah, saat nona (korban) seperti suara keras saya terpancing dan langsung pukul,” ujarnya. (Nuryani)
















































