Lanud J. A Dimara Gandeng Dr. Laser, Skrining Kesehatan Dini Prajurit

Sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan khusus bersama tim Dr. Laser berlangsung di Ruang Rajawali Mako Lanud J.A. Dimara

Metro Merauke – Kesehatan adalah modal utama dalam menjalankan tugas negara. Menyadari hal tersebut, Lanud Johannes Abraham Dimara menggelar sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan khusus bersama tim Dr. Laser di Ruang Rajawali Mako Lanud J.A. Dimara, Merauke, Rabu (18/02/2026).

​Kegiatan ini bukan sekadar presentasi medis biasa. Para personel mendapatkan kesempatan eksklusif untuk melakukan pengecekan kualitas darah secara langsung.

Bacaan Lainnya

Proses pemeriksaan berlangsung intensif. Satu per satu personel menjalani pengecekan kualitas darah untuk mendeteksi potensi ancaman kesehatan sejak dini.

Melalui teknologi skrining dini, tim Dr. Laser memetakan potensi gangguan kesehatan yang mungkin tidak disadari, memberikan gambaran presisi mengenai kondisi fisik setiap prajurit dan ASN di lingkungan Lanud J.A. Dimara.

​Dalam paparannya, tim ahli Dr. Laser menekankan bahwa musuh terbesar kesiapan fisik bukanlah cedera lapangan, melainkan gangguan metabolisme yang tersembunyi.

Dikatakan, langkah pencegahan (preventif) jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan pengobatan. Skrining ini menjadi “alarm” awal bagi para personel untuk mengevaluasi gaya hidup mereka.

​”Penting bagi kita untuk mengenali kondisi tubuh sendiri, terutama terkait metabolisme dan risiko penyakit degeneratif,” ujar salah satu perwakilan tim medis.

Fokus pemeriksaan meliputi deteksi dini kolesterol, asam urat, kadar gula darah, hingga risiko penyakit kronis lainnya yang dapat menghambat performa operasional.

Dengan data medis yang akurat, setiap personel kini memiliki panduan personal untuk menyesuaikan pola makan dan aktivitas fisik mereka guna menunjang kesiapan tugas yang menantang di wilayah Papua Selatan.

​Komandan Lanud J.A. Dimara, Kolonel Pnb Beny Aprianto, berharap melalui kegiatan preventif ini, kesadaran personel akan pola hidup sehat semakin meningkat. Dengan tubuh yang bugar dan kualitas darah yang terjaga, para “Penjaga Langit” dari Timur Indonesia ini dipastikan selalu siap memberikan pengabdian terbaiknya dalam kondisi prima. (Nuryani)

Untuk Pembaca Metro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *