Metro Merauke – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja mengharapkan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Perempuan Papua Sejahtera bisa melayani dan membantu perekonomian masyarakat yang ada di Kota Jayapura dan kabupaten lainnya.
Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi, Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Soleman Kogoya di Jayapura, Jumat, mengatakan saat ini berdasarkan data koperasi Orang Asli Papua (OAP) terdapat sekitar 20 koperasi.
“Tentunya dengan adanya layanan pemasaran yang disediakan Koperasi Perempuan Papua Sejahtera akan sangat membantu masyarakat khususnya bagi pelaku usaha,” katanya.
Menurut Soleman, pihaknya siap membantu dan membina sehingga koperasi Perempuan Papua Sejahtera bisa tumbuh menjadi koperasi yang sehat.
“Jadi setiap tahun akan ada evaluasi bagi para koperasi untuk melihat keadaan koperasi jika bisa terus tumbuh maka akan mendapatkan bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM,” ujarnya.
Dia menjelaskan koperasi yang sehat harus memiliki beberapa kriteria diantaranya memiliki kepengurusan yang sehat, setiap tahun wajib melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT), serta memberikan laporan mengenai kondisi keuangan.
“Kini kami sudah ada 16 koperasi besar yang masuk dalam koperasi modern pada tahun 2024 mendatang,” katanya.
Soleman pun mengharapkan koperasi yang berada di Papua bisa terus berkembang dengan memperhatikan kesejahteraan dari para anggotanya.
Sebelumnya, Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Provinsi Papua beserta instansi terkait di Kota Jayapura telah meresmikan Koperasi Simpan Pinjam Perempuan Papua Sejahtera pada Kamis (02/06/2022). (Antara)
















































