Uncen Butuh Tambahan Gedung Perbanyak Rekrut Mahasiswa Baru

Rektor Universitas Negeri Cenderawasih Jayapura DR Apolo Safanpo (ANTARA/Evarianus Supar)

Metro Merauke – Rektor Universitas Negeri Cenderawasih (Uncen) Jayapura DR Apolo Safanpo menyebut lembaga pendidikan yang dipimpinnya itu membutuhkan tambahan gedung perkuliahan untuk dapat merekrut lebih banyak mahasiswa baru.

Dihubungi dari Timika, Sabtu, Apolo Safanpo mengatakan saat ini mahasiswa yang kuliah di Uncen Jayapura dari berbagai program studi berjumlah lebih dari 33.000 orang, dengan jumlah tenaga pengajar sebanyak 864 orang dan tenaga administrasi sebanyak 534 orang.

Bacaan Lainnya

“Gedung perkuliahan masih sangat. Kami tidak bisa menerima lebih banyak mahasiswa baru karena daya tampung yang sangat terbatas,” ujarnya.

Dia menyebutkan bahwa pertumbuhan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk gedung perkuliahan sangat minim, dibandingkan dengan tingginya animo lulusan SLTA untuk masuk ke bangku perguruan tinggi.

“Pertumbuhan sarana dan prasarana pendidikan itu mengikuti deret hitung, sementara animo orang untuk kuliah itu mengikuti deret ukur akibat pertambahan penduduk yang semakin pesat. Satu gedung yang kita bangun tahun ini, tapi jumlah orang yang mau kuliah itu bisa dua tiga kali lipat dibanding kapasitas yang tersedia,” tutur Apolo yang merupakan putra asli Papua asal Kabupaten Asmat itu.

Setiap tahun calon mahasiswa baru yang melamar untuk kuliah di Uncen Jayapura sekitar lebih dari 12.000 orang, namun karena kapasitas dan daya tampung yang terbatas maka Uncen hanya bisa merekrut sebanyak 4.000 orang mahasiswa baru.

Baru-baru ini Rektor Uncen Jayapura Apolo Safanpo menandatangani nota kesepahaman dengan Presdir PT Freeport Indonesia Tony Wenas.

Melalui kerja sama dimaksud, Freeport mulai tahun ini akan membangun sebuah gedung perkuliahan baru di kampus Uncen Jayapura dengan total dana yang digelontorkan oleh Freeport sekitar Rp42 miliar.

Gedung yang dinamakan ‘Freeport Indonesia untuk Sains dan Kemitraan’ itu berkonstruksi dua lantai, memiliki 18 ruang kuliah, lengkap dengan ruang auditorium dan dibangun dengan konsep gedung hijau (green building).

Apolo menyebut gedung baru itu nantinya akan dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas perkuliahan para mahasiswa program studi strata dua dari berbagai jurusan dan disiplin ilmu.

“Dengan hadirnya gedung baru ini nanti mudah-mudahan akan memberikan tambahan daya tampung sehingga kami bisa menerima lebih banyak calon mahasiswa sehingga bisa memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan Uncen,” harapnya. (Antara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *