24 Siswa ADEM Dipulangkan ke Papua Selatan

Penyerahan kembali siswa program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) ke Pemerintahan Provinsi Papua Selatan dengan penandatanganan berita acara

Metro Merauke – Sebanyak 24 siswa yang mengikuti program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dari Papua Selatan dipulangkan kembali ke Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Jumat (16/06/2023).

Puluhan siswa Program ADEM yang berasal dari Asmat 11 siswa, Boven Digoel 11 siswa, dan 2 dari Merauke dipulangkan setelah tiga tahun menempuh pendidikan di Yogyakarta.

Bacaan Lainnya

Koordinator Afirmasi Pendidikan Tinggi, Ruknan menjelaskan, selama 3 tahun 22 siswa dari Papua Selatan diketahui sangat antusias dan memiliki semangat belajar yang tinggi selama proses pendidikan ADEM.

“Tentunya ini suatu kebahagiaan, ternyata anak-anak Papua Selatan memiliki semangat belajar demi masa depan,” ujarnya.

Dikatakan, setelah merampungkan pendidikan, pihaknya secara langsung menyerahkan kembali puluhan anak program ADEM ke Pemerintah Provinsi Papua Selatan.

Asisten I Bidang Pemerintahan Provinsi Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno menyebut, program ADEM merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dalam hal pemerataan kualitas pendidikan, khususnya bagi anak-anak di wilayah Papua yang dipersiapkan agar memiliki kemampuan belajar yang setara dengan daerah lain.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
berkolaborasi dalam meningkatkan kapasitas dan cerdaskan SDM Papua. Ini merupakan langkah awal pada pemerintahan DOB dan menjadi bagian tugas penting yang harus dilakukan,” kata Agustinus Guritno.

Dirinya berpesan, anak Papua Selatan yang terpilih mengikuti ADEM untuk memanfaatkan kesempatan dengan baik.

“Ini merupakan kader awal generasi muda untuk menjadi calon pemimpin di daerah,” tuturnya.

Asisten I, Agustinus Joko Guritno pada kesempatan itu mengharapkan pemerintahan dapat menambah kuota untuk program ADEM, supaya banyak pula anak Papua Selatan yang berkesempatan ikut pendidikan. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *